Doubtful Heart

Doubtful Heart

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 12, 2021
Don't copyright. Aldrich Pratama Louise yang berasal dari keturunan orang kaya ayahnya bekerja menjadi ceo disebuah perusahaan yang sangat mewah di daerah new york dan ibunya bekerja menjadi seorang sektor di perusahaan nya sendiri ia mempunyai kakak dan adik, sifatnya sangat cuek, badboy, tapi genius si dibandingkan teman temannya yang lain kaget bukan ? Dan temannya bernama Rey Ardhito Alexander sangat berbeda sifatnya dengan aldrich dia cap playboy di SMA 11 Cempaka Bandung . Fajar Ryan Anderson Cooper dikehidupan barunya sabrina . Lantas siapakah lelaki yang ia pilih? Apakah cowok yang ia sayangi, atau lelaki yang ada di kehidupan barunya? Atau apakah sang gadis itu memilih tiga orang sekaligus dalam percintaan nya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost memories
  • Tunanganku Tukang Ngomel, Tapi Aku Sayang (Hiatus)
  • My Gamon Boyfriend ✔️
  • FEMME FATALE / CEWEK CETAR
  • RITUAL
  • Meet a Playboy
  • ADELIO [END✔]
  • The Fall of Ladykiller
  • SEMESTA
  • ALEXANDRA ✔ [Tahap Revisi]

Akfreyana Seranafya,si gadis tomboy yang bersekolah di SMA milik keluarganya sendiri. Menyembunyikan identitas serapat mungkin dari semua teman barunya. Kepribadian yang dingin dan irit bicara membuatnya mudah untuk melakukan ini. Tapi,seorang siswa dari kelas sebelah mengetahui identitas gadis itu. Bagaimana bisa?sedangkan Sera sendiri tidak pernah memberitahukan hal ini terhadap siapapun. Dia datang ke dalam kehidupan Sera dan mengubah banyak hal.Dia mengetahui semua kepribadian Sera sampai mengetahui kalau gadis itu memiliki trauma,dan yang bisa menenangkan Sera hanyalah lelaki asing itu. Bentar,lo sebenarnya siapa anjir?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines