Story cover for Black Territory by yeon_Queen
Black Territory
  • WpView
    LECTURAS 593
  • WpVote
    Votos 48
  • WpPart
    Partes 12
  • WpView
    LECTURAS 593
  • WpVote
    Votos 48
  • WpPart
    Partes 12
Continúa, Has publicado sep 08, 2019
[by yeon_queen]
⚠️⚠️

"Lo gila!? Gue udah bilang jangan sakitin bokap gue." Agatha berlari mendekati ayahnya, menaruh kepalanya dipaha. Seraya menepuk pelan pipi sang ayah.

"Bokap lo berisik," Arthur bangkit dari tempatnya, membersihkan sisa-sisa debu dijaket kulitnya. Mahal soalnya.

"Lo apaain bokap gue?" pekik Agatha, membekap mulutnya tak percaya.

"Bius. Tante buat gue ya? Udah dendam lama soalnya." tanya Arthur terlihat santai.

"Ambil aja, sekalian gak usah dibalikin!" Agatha mendekap tubuh ayahnya. Membopong tubuh sang Ayah ke tempat tidur.

"Baik banget sih. Yaudah gue pengen main-main dulu sama dia. Byebye Bunny,"
Ketika hendak beranjak, ia berhenti sejenak.

"Jangan lupa kencan kita!"
menyeringah melambaikan tangan, dan melompati pagar balkon kamar.

Terjun langsung ke tanah. Meninggalkan gorden yang bergoyang, berhembus angin malam.

"Bisa gila gue lama-lama,"
Bagaimana bisa ia memikirkan itu? 
Setelah melemparkan bolam lampu ke kepala tantenya? Atau setelah memukul ayahnya dengan kaca? 

Arthur memang sesuatu. 

Bahkan bekas goresan ditangannya menjadi kenang-kenangan Arthur padanya dihari pertama mereka bertemu. 

Banyak hal gila yang sudah ia lalui bersama lelaki sinting itu. Jangan lupa bawa dia juga pacarnya. Tapi banyak hal yang tidak pernah kalian tahu tentangnya.

.
.
.
.
.

©️13 september 2019™️
®️️no copy, right?


⚠️ cerita bisa diubah sesuai 
 keinginan author, apapun bisa terjadi dalam cerita. Mohon dimaklumi. 
⚠️ bakal ada beberapa kata kasar, umpatan, serta adegan kekerasan.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Black Territory a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#13rabbit
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
TROUBLE MAKER (OPEN PO) de YellowNanaa
54 partes Concluida
[Sudah Terbit. Open PO] Bagaimana pendapatmu, jika kamu mempunyai tetangga yang menyebalkan? Risih? Kesal? Geram? Jengah? Pasti semua itu benar adanya. Dan, seperti itulah perasaan Yura pada tetangganya. Ralat, bukan pada tetangga nya. Tapi, pada anak tetangganya. Dia adalah Kenan. Si cowok gila. Yang setiap tahun, setiap bulan, setiap minggu, setiap hari, setiap jam, setiap menit dan detiknya. Cowok itu selalu mengusili, menjahili, dan membuat tekanan darah Yura naik drastis. "Aku punya permanian . Kamu harus nyebutin kata pertama yang aku ucapin. Kalau kamu gak bisa, kamu harus jadi babu di rumah, kampus, dan dimanapun. Oke?" "Ck, oke!" "Aku mau?" "Aku." "Mau eskrim?" "Mau." "Pacaran dikuburan?" "Pacaran." "Sama-sama?" "Sama." "Kamu dan aku?" "Kamu." "Sekarang, gabungin semua kata depan itu." Yura menatapnya jengah, dan mulai menggabungkan seluruh kata depan yang tadi ia ucap. "Aku, mau, pacaran, sama, kamu!" Ujar Yura jengah. Kenan tertawa, "agresif banget sih, Mbak?" Sedetik kemudian, Yura menata kata depan itu lagi. Astaga! Apa-apaan ini! Ini penipuan! "Penipu, lo!" Tunjuk Yura. "Sini-sini peluk dulu, unchh..." So, apakah Yura akan benar-benar jadi pacar dari Kenan? Atau dia akan berusaha lagi untuk menolak Kenan? Start : 25th April 2020 Completed : 22nd June 2020 #3 in love (20th May 2020 ) #1 in Humor (20th May 2020 ) #1 in Teenfiction (20th May 2020 ) #1 in Remaja (20th May 2020 ) #4 in Romance (20th May 2020 )
Mine [SELESAI] ✔ de Iputry
39 partes Concluida
PART MASIH LENGKAP. Kelas sudah sepi sekarang,karna bel pulang telah bunyi lima menit yang lalu.Hanya tinggal Kanaya dan Rayan yang ada di kelas,karna sabil pergi lebih dulu bersama pacarnya itu. Rayan membalikkan badannya,sekarang Rayan dan Kanaya duduk berhadapan. "Hai" sapa Rayan pada Kanaya memecah keheningan. Kanaya hanya melihatnya sekilas lalu kembali membenahi tasnya. "Lo mau pulang bareng gue?" lanjut Rayan bertanya kepada Kanaya. "Maaf gue dijemput sama ayah gue" sahut Kanaya ketus.Seraya berjalan keluar kelas meninggalkan Rayan sendirian. Rayan tau kalau Kanaya akan bersikap seperti itu padanya.Kanaya di kelas sangat pendiam terkecuali jika sabil sedang bersamanya,Kanaya menjadi lebih cerewet. "Will you be mine Kanaya Afinda?" tanya Rayan kepada Kanaya sebelum sampai keluar kelas. Kanaya sontak menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya menatap Rayan tajam. "Maksud lo apa ngomong gitu!?" sahut Kanaya dengan nada sedikit tinggi. "Maksud gue,lo jadi milik gue mulai hari ini" "Apaansi seenaknya aja lo kalo ngo-" "Gaada penolakan,dan hari ini juga lo bakal pulang bareng gue.titik." ucap Rayan menyela perkataan kanaya. *** ATTENTION! CERITA INI BELUM PERNAH DIREVISI,JADI MOHON DIMAKLUMI JIKA MASIH BANYAK KESALAHAN DI DALAMNYA. SEMUANYA MURNI KARANGAN PENULIS,JADI TIDAK DIPERKENANKAN UNTUK SIAPAPUN MENCOPPY CERITA INI. ---------------------------------------------------------------------- Author bakalan ngajak kalian kesel,ketawa dan tegang berjamaah.Tapi kalo kalian gak ngerasain apa apa ya berarti kurang feelnya di cerita ini.Maklum authornya amatiran,ehe. Tertarik? Silahkan baca ya:) But,buat kalian yang punya selera humor tinggi,ini bukan tempat kalian.Karena humor authornya sendiri pun retceh sangadd:') Sankyu -------- Copyright©April2019
ARSYA: My Naughty Boyfriend (END) de rara_sg6781
43 partes Concluida
Samuel Argantara, pria yang dikenal sebagai pentolan sekolah. Seorang brandalan Arga ternyata ia juga salah satu murid pintar di sekolahnya. Bukan hanya menjadi ketua geng motor, Arga juga aktif di bidang basket dan osis. Pria yang dikenal dengan sifat cuek dan dinginnya. Arga juga merupakan anak broken home. Ia memutuskan untuk hidup mandiri setelah orangtuanya resmi bercerai. Di balik kenakalannya, Arga ternyata banyak menyimpan luka di hatinya. Hingga akhirnya, seorang gadis cantik, polos dan lugu mampu mengobati luka-luka dihati pria itu. Gadis itu juga berhasil meluluhkan hati seorang Argantara. Mau tau ceritanya, silahkan dibaca! - "T-tolong j-jangan lakukan itu." Ucap Asya dengan suara bergetar. "Lo gak mau gue ngelakuin itu?" "Mudah." "Lo hanya perlu menuruti semua perintah gue kalo ayah lo gak mau dipecat dari perusahaan bokap gue." Sambungnya dengan suara bariton khasnya. "Kalo lo berani membantah, ayah lo yang jadi taruhannya." Ancam pria itu dengan tatapan tajamnya. "Tapi, kalo lo menuruti perintah gue. Lo dan ayah lo akan aman. Ayah lo gak akan dipecat dari perusahaan bokap gue dan lo gak akan ada orang yang berani membully lo lagi." "Bagaimana tawaran saya, Hasya Auristela." Ucap Arga mengeluarkan senyum smirknya. - Rank: #1 kisahpercintaan (15 Okt 2023) #1 keluargacemara (17 Nov 2023) #10 teenfiction (11 Nov 2023) #15 fiksi (18 Nov 2023) #13 posesif (29 Nov 2023) #13 badboy (03 Des 2023) #13 sma (05 Des 2023) #27 cinta (29 Nov 2023) #24 bucin (01 Des 2023) #12 gengmotor (01 Des 2023) #19 remaja (03 Des 2023) #9 bullying (05 Des 2023) #17 remaja (07 Des 2023) #8 badboy (07 Des 2023) #4 bullying (07 Des 2023) #1 bullying (09 Des 2023) #14 remaja (09 Des 2023) #5 dingin (09 Des 2023) #5 bullying (16 Des 2023)
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Cuddling Myself cover
AUDREY cover
TROUBLE MAKER (OPEN PO) cover
GALAKSA [End/Terbit] cover
Mine [SELESAI] ✔ cover
𝐓𝐄𝐑𝐄𝐒𝐀 [SELESAI] cover
EGOIS : CARKA ✓ cover
Garis Luka cover
Destiny AGATHA Cornelia cover
ARSYA: My Naughty Boyfriend (END) cover

Cuddling Myself

7 partes Continúa Contenido adulto

"Aku mau tidur sama Kakak!" teriak gue sebelum laki-laki itu pergi dari kamar ini. Ya katakanlah gue udah gila karena nerima tawaran buat tidur sama dia gitu aja. Terus apa yang gue dapet? Sudut bibir laki-laki itu tertarik ke atas. Hanya dengan matanya, gue sudah ngerasa dilucuti lewat tatapan tajam dia itu. "Sebucin itu lo sama gue?" tanya dia sambil mandang remeh ke arah gue. "Kakak ngasih pilihan..." menjeda pelan, gue neguk ludah kasar. "Dan pilihan aku adalah tidur sama Kakak," lanjut gue. Terserah dia mau bilang apa, yang penting gue juga dapet apa yang gue mau. Laki-laki bertubuh jakung dengan badan proposional itu berjalan ke arah gue yang sekarang lagi duduk di tepi ranjang. Tubuhnya membungkuk, memajukan wajahnya hingga membuat tubuh gue sontak mundur ke belakang. Namun tangan laki-laki itu justru nahan punggung gue. Mata gue melotot waktu ngerasain tangannya bergerak mengelus pelan punggung gue, dengan wajahnya yang semakin maju. Gue bahkan sudah nahan napas saking ngga siapnya dengan sikap dia itu. Jantung gue berdebar kencang seakan lagi ada pesta di dalam sana. "Lo tahu tidur yang gue maksud, ngga akan seindah tidur yang lo impikan." Dan gue tahu, sedari awal gue ngga pernah nyesel sama pilihan gue. Karena kehilangan dia, jauh lebih buruk dari pada penyesalan yang menanti di ujung sana. ••••••••• Story Written by Glynis Awnthera October 9th, 2020