Alisa
  • WpView
    Reads 12,851
  • WpVote
    Votes 434
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 2, 2020
Terkadang kita harus memilih untuk egois agar kita dapat bahagia -Alisa Charlotte- ***** Hidup tanpa seorang Ibu membuat Alisa menjadi gadis yang keras, di didik seorang Ayah dan satu saudara lelaki membuat Alisa menjadi gadis yang jauh dari kata feminim. "Sa, tau kenapa Ayah kasih nama Alisa Charlotte?" tanya William membelai lembut rambut coklat milik anaknya. Alisa menggeleng, mempererat pelukannya. "Alisa itu artinya gadis periang." pria itu memberi jeda di ucapannya. "Kalau Charlotte itu artinya gadis berani yang tangguh." lanjut William masih membelai rambut Alisa. "Ayah mau Sa jadi gadis yang berani dan tangguh." lanjutnya lagi. Alisa mendongak menatap wajah ayahnya dari bawah, ia mengecup singkat pipi ayahnya lalu semakin mempererat pelukannya. "Sa masih ingat kan 3 pesan ayah." ujar William membuat Alisa melepaskan pelukannya. "Satu, Alisa Charlotte ngak boleh cengeng." "Dua, Alisa Charlotte ngak boleh lemah." "Tiga?" tanya William saat melihat Alisa tak kunjung melanjutkan ucapannya. "Sa lupa? Mau ayah bantu?" tawar William yang mendapat gelengang keras dari Alisa. "Sa ngak mau denger, Yah." "Alisa harus tetap punya rasa kasihan." ujar William lalu mendekap Alisa dengan lembut. "Ayah ajarin Sa untuk menjadi wanita yang kuat, bukan menjadi keras seperti ini." "Stop, Yah." ******
All Rights Reserved
#995
random
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Psychopat [SELESAI]
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Alisa's Story
  • Jodohku
  • KIARA [END]
  • Albel

⚠️WARNING!! ⚠️ HATI-HATI ADA ADEGAN KEKERASAN⚠️ "Kau harus ku beri hukuman karna kau sudah berani mendekati pria lain!" Katanya dengan tatapan dingin dan memperlihatkan aura gelap yang sialnya itu menambah ketampanannya. "Kau bukan siapa-siapa aku, jadi kau tidak berhak menghukum ku karna aku dekat dengan pria lain!" Tegas gadis itu membuat pria di hadapannya semakin marah. "Sudah berani melawan hm?" Tanyanya penuh penekanan dan tak lupa dengan tatapan nya yang tajam seperti pedang. "Kenapa aku harus takut padamu?" Gadis itu tampaknya memang senang memancing emosi lelaki di hadapannya ini. "Alexandra!" Tekannya dengan emosi yang akan meledak, alexa pun dengan susah payah menelan saliva nya. "Kenapa? Kenapa sikapmu selalu berubah?! Kadang kau memperlakukan ku lembut, tapi kau juga selalu memperlakukan ku kasar seperti hewan peliharaan!" Cecar alexa dengan amarah yang sudah mengepul di kepalanya. "Aku mencintaimu, dan kau...memang peliharaan ku." Ucapnya santai membuat alexa ingin sekali menghajar wajah sombong pria di hadapannya. "Tuan leovano, kau sangat tampan..." Alexa menggantung kalimatnya, "...tapi sayang, kau bukan manusia. Kau adalah iblis!" Leo menyeringai membuat alexa menatapnya was-was takut terjadi hal yang tidak di inginkan, leo terus melangkah mendekati alexa, alexa reflek memundurkan langkahnya hingga membentur dinding. Alexa tidak bisa kabur sekarang, leo sudah berada di hadapan alexa dengan senyuman anehnya dan itu membuat tubuh alexa meremang. "Ya aku adalah iblis, apa kau mau lihat aksi gila ku? Akan ku tunjukan padamu." Ucapnya dengan tertawa bak psikopat membuat alexa merinding. Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah alexa akan bisa kabur dari leo? Atau mereka akan saling jatuh cinta? jangan lupa baca yaa , vote dan komennya juga yaa follow akun wp aku jugaa!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines