~PEMULUNG SUKSES~

~PEMULUNG SUKSES~

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2019
Kisah Seorang Pemulung Yang Sukses Kucuran keringat dan rasa malu menjadi pemulung tak dia hiraukan karena keyakinan untuk meraih sukses. Menjadi mahasiswa jurusan Kimia,tak membuat dia malu dan risih untuk memungut serta mengumpulkan sampah plastik yang banyak berserakan di belakang kosnya di kawasan ambarawa, semarang, Jawa Tengah. Sampah-sampah plastik itulah yang menginspirasinya untuk membuka usaha pada 1987. Pada awal memulai usaha John berpikiran, jika dibandingkan harga gabah yang saat itu Rp600 per kg, harga limbah plastik di tingkat pengepul sudah mencapai Rp1.000 per kg. Saat itu dia memantapkan diri untuk memulai bisnis daur ulang sampah plastik sambil tetap kuliah. Menurut dia, seorang pengusaha sejati harus memiliki sifat visioner, memandang jauh ke depan, ditambah keyakinan diri pada usaha yang dilakukannya. "Melihat perbandingan harganya yang begitu besar, saat itu saya yakin bisnis ini akan menghasilkan potensi besar. Dan perlu diingat, untuk menjalankannya bisnis ini tidak memerlukan modal sama sekali. Hanya dengan catatan, buang jauh-jauh perasaan malu," tandas dia saat ditemui di ruang kerjanya dikarangjati, semarang belum lama ini. Dibarengi kerja keras dan tak kenal lelah,usahanya makin maju. Hingga suatu hari ada surat kabar nasional memberitakan sosok John sebagai pengusaha sukses yang berangkat dari pemulung sampah plastik. Hal ini berlanjut dengan adanya tawaran kucuran modal dari Bri Business Banking. Sejak saat itu diabresmi menjadi nasabah BRI Business Banking. "Modal yang saya terima benar-benar saya gunakan untuk menjalankan roda bisnis. Dan akhirnya hidupnya lebih layak dalam arti sejahtera dan dapat memulai hidupnya yang lumayan dapat dibilang cukup dalam segala hal yang dapat memperbaiki kehidupan dia sebelumnya. ~sekian~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Loneliness and Yearning
  • Sarjana Penjaga Makam (Judul Horor, Cerita Penuh Makna)
  • 𝐀𝐬𝐡𝐭𝐨𝐧𝐢𝐬𝐡 𝐋𝐢𝐟𝐞𝐞*
  • MANUSIA DONAT; SEBUAH PROYEK TERBENGKALAI
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Teror Keluarga (SELESAI)
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • My Duchess / End
  • Don't Talk About Money

"Papa pernah bilang sama Eunha agar selalu semangat mengejar mimpi menjadi penulis novel, biar karya-karya Eunha bisa melegenda." "Mama selalu bawel kalau Eunha belum makan, terus mama bawain makanan ke kamar. Mama cerita tentang indahnya langit malam, bintang bersinar terang, sambil nyuapin Eunha." "Bang Jian nggak pernah marah sama Eunha. Karena abang nggak punya saudara lagi selain Eunha. Abang Jian suka banget cerita sama Eunha bagaimana bumi bisa berputar, apa pun yang ada di alam semesta selalu membuat mata bang Jian berbinar-binar." "Kakek, rumah ini sepi. Eunha sendirian di sini. Kenapa kalian semua pergi tanpa Eunha?" "Eunha kangen." -Beatarisa Eunha- **** "Bunda, Johan di sini baik-baik aja. Bunda di surga apa kabar? Johan sekarang jadi pengamen jalanan sambil melukis." "Kemarin ada yang nawar lukisan Johan dengan harga tinggi, tapi Johan tolak karena Johan takut pegang uang banyak." "Bunda tenang aja, Johan pasti akan jaga diri. Johan, kan, anak bunda yang hebat dan kuat." "Bunda, Johan kangen." - Ahmad Johan Laurent - **** Loneliness and Yearning adalah novel karya Umi Rahman yang menceritakan tentang sebuah perjalanan Eunha dan Johan untuk bisa bertahan hidup dalam kesendirian. Namun, Johan lebih beruntung karena memiliki banyak teman seniman jalanan. Mereka mengamen ke sana kemari untuk menghidupi kebutuhan. Berbeda dengan Eunha, ia tidak mengerti harus melakukan apa. Karena dulunya Eunha anak orang kaya. Ia butuh waktu untuk beradaptasi, apalagi kepergiaan papa, mama, bang Jian, dan kakeknya memiliki jarak yang dekat. Eunha frustasi sampai-sampai hampir setiap hari melukai diri sendiri. Namun, Eunha mencoba bangkit dan memberanikan diri menulis novel berjudul Yearning. Sama halnya dengan Johan, ia selalu menyalahkan takdir. Kenapa ia harus menerima kenyataan ini? Apa salah dirinya? Apakah karena dia anak dari istri kedua? Rank : investor 🥇 [ 21022024]

More details
WpActionLinkContent Guidelines