JF
  • WpView
    Reads 378
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 6, 2019
"Just Friends" itulah judul yang tepat untuk kisah ini. Kisah cinta Adera sesosok gadis cantik yang selalu dihantui oleh bayang-bayang persahabatan. Bintara lah orangnya, Bintara yang telah membuat Adera jatuh cinta berjuta-juta kali. Namun, Adera percaya dan yakin bahwa ia tidak akan mendapatkan Bintara seutuhnya walau sikap dan perhatian yang selama ini Bintara berikan kepadanya. Bintara adalah sesosok laki-laki yang selalu mengubah hari-hari Adera dan selalu membuat sosok Adera tersenyum. Tapi...... apakah Bintara tulus melakukannya? Apakah Bintara hanya menganggap sosok Adera hanyalah sebatas teman By Assyfa Jalilah Nurfitri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • SATU DETIK YANG TERSISA
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • TRAUMA
  • AKU HANYA UNTUK NAURA
  • Miracle
  • THANK YOU MAHESA
  • ANTARA KITA
  • Rindro (SELESAI)

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines