MARIGOLD
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 6, 2019
Marigold adalah bunga kesukaan ayahku, tapi setelah tau arti dari bunga itu, aku sekarang membencinya. Bunga itu memiliki arti kesedihan atau kehilangan. Dan aku baru tau ternyata Bunga Marigold mewakili semua perasaan ayahku saat itu! Sampai akhirnya aku bertemu dia. Seseorang yang membuatku tertarik kepada seorang pria setelah ayahku. Dia dingin tapi aku menyukainya, dia salah satu orang yang menjadi alasanku untuk tetap bernafas menghadapi dunia dengan semua fatamorgananya. 06_10_2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • MARIGOLD ✓ [END]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • GREENSTA [END]
  • Diary Zofanya
  • FLOWER [COMPLETE]
  • Ali Arkhan
  • GRADIOLA ( END )
  • (Not) A Dream School (On Going)

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines