Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Don't Cry

Don't Cry

  • WpView
    LECTURES 458
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., nov. 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
History rank #8 230919 #1 091019 #240 091119 #31 241119 "Hidup segan Mati tak mau" Kira kira pepatah itulh yang dapat menggambarkan kehidupan gadis kecil ini, tapi apa boleh buat itulh takdir. masalah tidak henti hentinya menghampiri dari hal besar sampai ke yang kecil, di mulai dari keluarga yang amat bahagia hingga kebahagiaan itu sendiri bosan dan pergi. Dia tidak pernah terfikir akan kehancuran menghampirinya... "Jangan mudah percaya pada siapapun teman, pacar, sahabat, bahkan keluarga!" "Hidup tak selama nya manis" ~Zhy-zhy~ "Jangan selalu berfikir negatif!" ~Alghta~ Oke penasaran kuyy baca Jan lupa follow+vote+koment+share karna GRATIS!😂 bahasa tidak baku Not copas!
Tous Droits Réservés
#287
jatuh
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Maaf' (Revisi)
  • Remember You - {On Going}
  • AFKARA [END]
  • 180° [END]
  • ALEYA~~
  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • Arsyilazka
  • Arshaka Heizen Lergan

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu