Story cover for FIRASAT by asyasherina
FIRASAT
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 09, 2019
Pernikahanku hanya tinggal 3 hari lagi.

Aku dan calon suamiku Matteo, kami memiliki hubungan yang paling bahagia dan tidak ada siapapun bahkan kamu bisa bayangkan. Dia membelikan aku rumah impian dengan detail yang sama persis seperti yang pernah aku bayangkan, dia selalu memeluku saat bertemu dengan perempuan - perempuan cantik yang menaruh hati padanya. 

Lalu bagaimana bisa ternyata bukan aku yang berjalan di aisle tapi seorang perempuan cantik berambut merah api yang tak asing bagiku. Saat dia berdiri mendampingi calon suamiku di hari pernikahan itu, dia tersenyum ngeri ke arahku dari balik kain veil putih yang menutupi wajahnya. Ada sesuatu yang tidak beres. aku hancur. 

Siapa perempuan ini? mengapa aku merasa sangat mengenalnya padahal aku belum pernah bertemu sekalipun?
All Rights Reserved
Sign up to add FIRASAT to your library and receive updates
or
#50firasat
Content Guidelines
You may also like
Pelakor? Yes, I'm! by Badas_
31 parts Complete Mature
Pernikahan adalah suatu komitmen, komitmen untuk selalu setia, bersama selamanya. Tapi bagaimana jika komitmen itu rusak karena hadirnya orang ketiga? Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan? 0o0 "Ah.." Nafas keduanya memburu, mereka sudah mencapai pelepasan. Keringat yang beradu menjadi satu dan detik jam yang menjadi saksi bagaimana dua insan itu melakukan sebuah hubungan dosa dengan ikatan yang di sembunyikan. May terkulai lemas begitu juga dengan Bara yang sudah berguling dan memeluk wanitanya dari samping. "Aku benar-benar sudah terjerat dengan dirimu. I don't care about my status and marriage. All I know is you are mine and I love you, Kamila Meysi Ratu." "Lihat Ell, apa yang kamu tuduhkan padaku sudah aku wujudkan. Bukan hanya tubuh suamimu yang aku miliki, tapi cintanya juga sudah menjadi milikku," batin May puas. It takes two to have an affair, Tapi mengapa yang disalahkan di sini hanya orang ketiga? Mengapa kalian hanya memandang buruk pada wanita yang disebut pelakor? Mengapa tidak membenci dan menghina sang pria. Padahal sangat nyata bahwa kesalahan terletak pada kedua belah pihak. 🌹🌹🌹 ⚠️ Warning! Cerita ini hanya sebatas imajinasi semata. Jika tidak suka dengan cerita pelakor, go away! Mohon maaf jika terjadi pro dan kontra. Tidak ingin menyudutkan pihak manapun, ini pyur hanya sebuah cerita. Memandang seorang pelaku pelakor dari berbagai sisi. Xoxo, Badas_
You may also like
Slide 1 of 10
Secret Life cover
THE MYSTERY OF MY [BOSS'S] WIFE [COMPLETED] cover
AZALEA - My Psychopath Husband is Male Lead, but I am an Extra cover
Deep End ✓ cover
MY HUSBAND CEO[Completed] cover
Pernikahan Impian (Tamat) cover
Meant To Be cover
A Vow Of Hate [ END ] cover
Pelakor? Yes, I'm! cover
Dear Future (new version) cover

Secret Life

45 parts Complete Mature

MATURE CONTENT. HARAP BIJAK DALAM MEMBACA [ 21+ ] Dia mendekat ke arahku, bagai dewa kematian yang siap menjemputku. Auranya dingin, menakutkan, dan begitu gelap. kata-kata itu sangat cocok untuk disematkan pada dirinya. Aku seperti pernah melihatnya, mata hijau kebiruan itu. Dimana tapi? Aku bahkan tidak dapat menggunakan otakku dengan benar. Tangannya menyentuh tengkukku. Hal gila yang tak pernah terjadi kepadaku. Jika aku masih waras harusnya aku menendangnya atau bahkan memukulnya saat ini juga. Bagaimana bisa orang asing menyentuhku?! Aku pernah membuat kepala artis terkenal bocor karena memukulnya dengan heels, dia seenaknya memelukku dari belakang saat aku sedang di club malam. Hal gila macam apa yang sedang aku alami? Mataku terpejam seakan menikmati sentuhannya, aku yakin aku sudah tak waras. Aku yakin sesuatu yang buruk akan terjadi kepadaku. Apa yang harus kulakukan? Tubuhku seakan menyambut ketika bibirnya tiba-tiba menempel di bibirku. Sial! Dia adalah orang yang paling menyebalkan dalam hidupku. Bagaimana bisa?! Tapi kami begitu larut, tubuh kami seakan-akan memang ditakdirkan untuk bersama. Larut dalam kenikmatan malam ini, larut dalam buaian satu sama lain. -Jane Bennett