11.12 PM

11.12 PM

  • WpView
    Reads 10,707
  • WpVote
    Votes 2,393
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 8, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
-I just want my wish to be granted a little late- *** Ketika pukul 11:11 menjadi waktu dikabulkannya harapan. Bolehkah aku menginginkan sebuah harapan yang dikabulkan terlambat? Sedikit saja. Tepat pada pukul 11:12, aku berharap dia pergi. 🕐 Bagaimana jadinya jika kamu membeli sebuah kasur baru, namun ternyata ada mayat seseorang yang mengenakan gaun pernikahan di dalamnya? Siapa dia? Bagaimana bisa? Mari memecahkan teka-teki bersama-sama, kemudian jatuh cinta. Part of mental illness stories. A fiction by Bellaanjni
All Rights Reserved
#367
live
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 12 PM [TAMAT]
  • Memoriografi
  • Sabitah
  • Rainbow Mist ✔️
  • MARS | Ketua Geng [TAMAT]
  • CIRCLE OF LIES - SHADOW IN THE DARK
  • Desire (Complete)
  • LINKED; || bertautan; [REVISI]
  • Live Like Death
  • DARK

12 PM THE SECRET OF HOURGLASS TEENFICT (INDO) VERSION BY NYAI LEPETJ 🥀🥀🥀 Waktu, satu hal di dunia ini yang tak dapat manusia beli. Uang yang selama ini manusia gembor-gemborkan menjadi tak berkutik di hadapan sang waktu. Orang bilang, kemaren adalah sebuah pembelajaran dan hari ini adalah sebuah harapan untuk hari esok. Tapi Griten, baginya hari ini adalah mimpi buruk dan kemaren adalah satu-satunya hal yang ingin ia kembalikan. Andai bisa memutar waktu, maka ia rela terkurung di hari yang telah lalu demi menebus segala rindunya. Seperti sebuah sihir, pagi yang telah lalu itu entah mengapa datang lagi dengan alur yang sama. Akankah itu memiliki akhir yang sama juga? "Kamu bisa mengubah alurnya. Akan tetapi kamu tidak bisa mengubah sebuah akhir yang telah Tuhan gariskan. Garis-garis di tangan, tak bisa manusia hapuskan." Benarkah Griten tak akan bisa mengubah akhirnya, dan hanya alur yang bisa ia ubah? 🥀🥀🥀 Kita adalah dua raga yang terpisahkan dua dimensi. Berada di bawah naungan langit yang sama, Dan berpijak di bumi yang sama. Tapi aku adalah sebuah wadah, dan kamu hanyalah sebuah kenangan. Tapi hati ini, masih menjerit ingin menatap dan merengkuhmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines