Bad Family

Bad Family

  • WpView
    Reads 883
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak selamanya hidup kita selalu bahagia. Ada kalanya kita merasakan susah dan sedih, dimana takdir dan waktu yang selalu menentukannya. Dan kebahagiaan kita tergantung dengan kita yang menjalaninya. "Kita hidup seperti roda berputar kadang ada saatnya kita diatas dan ada kalanya kita dibawah..." Mungkin kata kata itulah yang sudah di alami Aqila, seorang remaja yang harusya tumbuh besar dengan kebahagiaan dan kasih sayang orang tua namun ini berbeda dengan Aqila. A: Cara hadapi masalah gimana? B: Always smile.. A: Jika kamu disakiti banyak orang? B: Always smile.. A: Kalau suatu saat takdir menentukan mu menjadi anak brken home? B: nothing, i just want to smile..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • RUMAH KITA
  • Who am I?
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Magnificent Journey [COMPLETED]
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • FATE ✓
  • Memorable
  • Alton

[SEASON 1] "Ada luka yang tidak terlihat, tapi terasa di setiap tarikan napas. Ada trauma yang membungkam tawa, membekukan dunia, dan membuat seseorang takut percaya pada cahaya. Dibalik sebuah senyuman, tersimpan dunia yang hampir runtuh." Bagi Atlana, hidup adalah perjuangan tanpa akhir melawan bayang-bayang masa lalu yang membeku di setiap sudut pikirannya. Dunia terasa bising, dingin, dan kejam-tak pernah benar-benar memberinya ruang untuk sekadar bernapas. Sementara itu, Kalan-seorang pemuda yang menanggung sunyi seperti beban di punggungnya-tak pernah mengira bahwa pertemuan singkat dengan Atlana akan mengubah jalannya, mengaburkan batas antara kesendirian dan ketergantungan. Ini bukan kisah tentang keajaiban cinta, melainkan tentang dua jiwa yang terluka, saling menemukan tempat berlindung di tengah reruntuhan diri. Tentang bagaimana kehadiran satu orang mampu meretakkan kabut kelam, dan tentang bagaimana, di dunia yang penuh luka dan kehilangan, kebahagiaan tetap bisa tumbuh... dengan cara paling sederhana, namun paling menyakitkan. Sebuah cerita tentang jatuh, tersesat, bertahan, dan akhirnya-belajar hidup kembali dengan sebuah rumah yang lebih layak. __ Revisi : 27, April, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines