TSMB 1 : Just a Friend?

TSMB 1 : Just a Friend?

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 15, 2019
Ini kisah klasik yang mungkin bagi sebagian orang pasti akan terjadi dan akan benar-benar terjadi. Naima sudah mengakui itu sebelum orang-orang memberikan opininya, opini yang mungkin bahayanya 99.9% bisa menjadi fakta. Naima dan Kael sudah berteman sejak kecil, yang mungkin saja jikalau mereka sudah besar nantinya hal klasik itu akan terjadi, entah dari Naima atau Kael, atau mungkin saja keduanya akan memiliki perasaan yang lebih dari sekedar sahabatan. Dan saat ini, setelah lama berteman dengan Kael, Naima mengaku pada dirinya sendiri, bahkan sudah sejak lama Naima sudah mengetahui perihal perasaannya kepada Kael sebelum orang-orang mulai menyadari dan menanyakan, "Masa sih ada persahabatan yang murni tanpa cinta antara seorang laki-laki dan seorang perempuan?" atau, "Temenan darii kecil? Yakin ga punya perasaan lebih?" Naima sudah mengetahui jawabannya sebelum orang-orang memberikan pertanyaan itu kepadanya, apalagi kini Naima dan Kael sama-sama sudah dewasa, mereka sudah menduduki bangku Sekolah Menengah Atas. Semakin lama bersama, semakin dalam perasaannya. Ini adalah sebuah kisah klasik, yang bahkan sama sekali belum diketahui bagaimana akhirnya.........
All Rights Reserved
#111
hanyateman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku yang Ada Di Antara Kalian (Sudah Revisi)
  • Sebuah Prank
  • Pal In Love
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Love & Enemy
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Lebih dari Teman [✔️]
  • Cegil Komplek [00L]
  • New Universe : Transmigration

"Enggak kok, kita cuma temenan, gak lebih," ucap salah seorang remaja perempuan dengan senyuman meyakinkan. Seorang remaja laki-laki di sampingnya mengangguk setuju. "Bener, mana ada kita baper. Kita mah bestie," ucapnya menambahkan. Di balik semua itu, diam-diam, Azura Nayanika Fransisca tersenyum getir mendengar kalimat yang diucapkan oleh Azzam Brasmara Saputra. Keduanya memang dekat melebihi kata sahabat, sejak kecil hingga sekarang di mana mereka yang sudah duduk di bangku SMA. "Halah, mana ada cowok sama cewek bertahan sekedar sababatan doang," timpal salah satu murid kelas 11-IPA 3. "Ada, buktinya kita," jawab yakin Azzam. Azura tak kembali menimpali jawaban Azzam. Dirinya lebih memilih mendaratkan bokongnya di kursi. "Maaf, Zam, gue udah terlanjur baper dan suka sama lo," ucapnya dalam hati. Tentang kisah dua insan berbeda gender yang katanya hanya sahabatan namun justru malah ada yang menyimpan rasa di salah satu pihaknya? Hm, menarik. Azura mencintai Azzam, namun Azzam hanya menganggap Azura sebagai sahabat yang sudah dirinya anggap seperti adik sendiri. Hingga, sang melati yang tak ditunggu pun hadir, Keyla Stefany Adhikara---seseorang yang membuat Azura merasa tersingkirkan. Dunia Azzam bukan lagi tentangnya, melainkan digantikan oleh Keyla yang bisa dikatakan sosok perempuan yang sempurna. Berakhirlah dengan Azura yang kebingungan dan merasa menjadi penghalang dengan berada di antara keduanya. Akankah rasa yang sudah lama dirinya pendam untuk sahabatnya harus dirinya kubur dalam-dalam? Simak selengkapnya di "Aku yang ada di antara Kalian" (Sudah revisi 15 November 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines