Desember Dan Hujan

Desember Dan Hujan

  • WpView
    Membaca 34
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 10
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jan 13, 2020
WpInfo
Fiksi
Romansa
Salah satu hal yang paling dinanti banyak orang adalah tahun baru. Namun bagi Ven, akhir tahun adalah hari yang paling ia nantikan. Gadis dingin ini selalu bahagia dan menunjukkan sisi lain darinya saat hujan di akhir bulan Desember tiba. "Ustadz ayo sini, main hujan asyik loh!"ajaknya kepada laki-laki dewasa itu dengan wajah berbinar, walaupun mendapat tatapan aneh dari orang-orang disekitarnya. Laki-laki itu tak menjawab, tersenyum lalu masuk ke dalam rumahnya. Sedangan Ven tetap asik dengan dunianya sendiri. Hingga sebuah jaket hitam tebal menyelimutinya. "Pulanglah, ganti bajumu nanti kau sakit."kata....
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Love Letters [END]
  • Cuaca
  • LOCO
  • December, Why Me? [END]
  • BASTARA DARA (SEASON II)
  • Garis Takdir kita
  • Different
  • Ustadz Is My Husband

Katanya, Khaezar Haga Archello itu tidak pernah tertarik dengan wanita. Jadi, Jinaya merasa aman meskipun harus berada satu ruangan yang sama setiap harinya dengan Khaezar. Sosoknya yang dingin, irit bicara, misterius dan jarang berinteraksi dengan wanita semakin memperkuat keyakinan Jinaya kalau sepertinya Khaezar itu, Gay! Tapi kenyataan berhasil menghantam Jinaya. Khaezar jauh lebih berbahaya daripada buaya di kampusnya! Khaezar jauh lebih sinting dari yang ia duga! Dengan entengnya Khaezar berkata, "Gue punya kupon free kisses and cuddle- unlimited, khusus buat lo. Kamar kita sebelahan, kalau mau tinggal panggil aja." Jinaya tidak peduli jika ia menjadi gila saat itu juga, Jinaya jauh lebih khawatir kalau jantungnya akan menggila dan berakhir ia jatuh cinta. **** "Tenang aja, dia gak tertarik sama cewe, lo pasti aman kalo separtemen sama dia, Jinaya." "AMAN MBAH MU! Baru sehari udah ketar ketir gue ini!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan