Story cover for Siapa? by AzharFauziah
Siapa?
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Sep 10, 2019
Padahal dari dulu tak pernah berfikir kau bisa berubah, namun benar ternyata "hati siapa yang tahu". 
Hari ini aku merasa dipatahkan oleh semua tingkah aneh mu yang tiba tiba. Tak sedikit waktu untuk menyusun berbagai kata yang kuungkap padamu, tak sedikit waktu untukku bisa menerimamu agar memiliki tempat di hidupku. 
Dari dulu aku selalu menerima apapun darimu, semua hal baik yang ada padamu aku sanjung, dan semua hal yang kurang baik yang ada padamu aku mencoba membuatnya menjadi lebih baik. 
Kamu?
Orang lucu yang ceroboh, humoris tapi kadang garing, kaku dan tak suka menunjukkan sisi kelebihan mu. 
Aku? 
Selalu suka apapun tentangmu, selalu tersenyum ketika melihatmu, dan hobi sekali membuatmu bingung atas kemanajaanku lalu dengan frustasi kau membujukku.

Kisahnya padahal belum dimulai, tapi kau bersikap aneh secara tiba-tiba. Apa kau mulai bosan padaku?


"selamat membaca"
All Rights Reserved
Sign up to add Siapa? to your library and receive updates
or
#613hilang
Content Guidelines
You may also like
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] by tiaxyl
28 parts Ongoing Mature
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
You may also like
Slide 1 of 10
Cerita Rein (SUDAH TERBIT) cover
Shelano cover
CAN YOU SEE ME [END] cover
MUTIARA  cover
THIS YOU!!? cover
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
My Story cover
Ranting Kering  (END) cover
NODA  cover
Why Stay Away? cover

Cerita Rein (SUDAH TERBIT)

31 parts Complete

Ini patah yang sebenarnya patah, bukan sembarang di kata ini nyata luka yang benar-benar terluka. Tak sedikit aku menemui perpisahan tapi tidak pernah aku merasa begitu kehilangan. Sebenarnya aku ingin menjadi rumah tapi ternyata kau hanya singgah, dari kepergianmu aku berharap punya titik balik yang menuju padaku, berharap jika kau masih mengingat siapa aku. Banyak sekali suara yang saya dengar hingga hampir setengahnya memilih untuk membunuh rasa ini, mereka hanya tidak ingin mendengar cerita sendu dari diriku. Sekuat apapun aku berlari menjauh rupanya tetap kamu arah pulang ku, dirimu adalah porosku. kemanapun aku pergi dan di hati manapun ku singgahi sejatinya hanya pada dirimu aku jatuh dan kembali. Ketahuilah Tuan, Tentang hatiku yang begitu cepat mencintai dan pikiranku untuk jatuh padamu itu juga sulit di pahami yang seharusnya sadar diri aku malah gila mencintaimu tanpa ada kata berhenti. Pada Tuan September berkatmu aku punya oktober yang berantakan. Kepergianmu berhasil membuat pikiranku acak-acakan. Tapi, terimakasih, jika kita tidak ditakdirkan berpasangan mungkin kamu hanya sebatas pengalaman. Aku tulis kisahnya disini. Tidak ada maksud lainnya. hanya saja menumpahkan semua isi dalam hatiku itu akan membuatku lega, sebab aku tak mampu mengungkapkan langsung lewat mulutku. Cerita Rein, mungkin ada kesamaan kejadian atau yang lainnya itu hanya kebetulan karena ini adalah kisah fiksi remaja. Terimakasih.