Pray For The Wildbloods

Pray For The Wildbloods

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 22, 2019
"Jangan biarkan orang asing masuk. Jangan lepas tudungmu. Jangan pernah keluar dari kastil." Peraturan-peraturan ketat serta mengekang harus dijalani di kastil keluarga Wildblood. Selena Wildblood, gadis berusia 17 tahun, terperangkap dengan semua peraturan keluarganya sendiri. Gadis itu ingin kebebasan. Namun, ia tidak pernah tahu mengapa keluarganya memberlakukan peraturan-peraturan ketat itu. Peraturan Terpenting Keluarga Wildblood: 1. Laki-laki tidak boleh berada di bagian selatan. Bagi yang sudah menikah harus tinggal dibagian barat. 2. Berjalan dengan tangan tertaut di bawah perut untuk wanita. Wanita tidak boleh melepas tudung mereka pada lawan jenis. 3. Harus berada diatas tempat tidur pukul 8 malam. 4. Harus menurunkan badan bila bertemu anggota keluarga Wildblood lainnya. 5. Tidak boleh tertawa pada pagi, sore, dan malam hari. 6. Tidak boleh keluar kastil jika tidak ada urusan penting. Tidak boleh keluar kastil saat gelap. 7. Tidak boleh membiarkan orang asing masuk. 8. Menyanyikan lagu "Let Go The Wildbloods" setiap perayaan. 9. Membuat lingkaran didepan patung "malaikat" bersama anggota keluarga Wildblood lainnya pada jam 1 pagi setiap pertengahan bulan. Keluarga Selena menyembunyikan banyak sekali rahasia dari gadis tersebut. Termasuk jati diri asli Selena. Keadaan ini diperparah dengan tindakan Selena yang memutuskan untuk melanggar satu aturan hingga hal mengerikan terjadi padanya. Inspired by The Lodgers movie.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bodyguard Utusan Papa [Vol. 1] : END
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Now You See Me
  • Outcast Castel
  • The Don Forbidden Rose
  • Seven Rules
  • DALAM GELAP {1,5} [Discontinued]
  • NOESIS [END]
  • 𝕯𝖆𝖗𝖆𝖍 𝕯𝖎 𝕵𝖆𝖑𝖆𝖓 𝕿𝖊𝖗𝖑𝖆𝖗𝖆𝖓𝖌 [TERBIT]

[COMPLETED] [FOLLOW DULU YA SEBELUM MEMBACA] Ravael Candra Athareksa seorang pemuda tampan yang direkrut oleh ketua sindikat mafia terbesar dari usia 7 tahun untuk dijadikan bodyguard putri semata wayangnya yaitu Danisa Allen. Ravael terpaksa bekerja sebagai bodyguard untuk memenuhi kebutuhan hidupnya karena ia sudah tidak memiliki keluarga lagi, ia ditemukan pada usianya yang masih 7 tahun oleh anak buah Leon atau ayah Danisa disebuah gedung kosong dipinggiran kota dan dibawa menuju panti asuhan yang dibangun oleh Leon. Leon melihat keahlian bela diri Ravael yang cukup membuatnya terpukau bagaimana bisa anak berusia 7 tahun bisa sangat lihai dalam bela diri, karena itulah Leon memutuskan untuk melatih Ravael untuk menjadi bodyguard dari putrinya. Kebetulan Ravael dan Danisa seumuran jadi Leon pun memasukkan mereka berdua ke sekolah yang sama agar Ravael bisa menjaga Danisa dari dekat karena Danisa tidak pernah mau jika dijaga oleh pengawal ayahnya ia bahkan tidak mau jika teman-temannya tau bahwa dia adalah anak ketua mafia karena dia tidak ingin orang-orang memanfaatkan dirinya atau bahkan menjauhi dirinya karena takut dengan ayahnya. . . . "Gak pah! Danisa ga mau dikawal, Danisa udah besar Danisa bisa jaga diri sendiri!". "Diluar sangat berbahaya Danisa, dengerin papa". "Danisa pengen kaya yang lain bisa bebas kemana tanpa harus dikawal, Danisa iri sama mereka!". "Okay fine! Papa ga akan suruh pengawal ikutin kamu, tapi sebagai gantinya Ravael akan mengawasi mu". "Ini pilihan terakhir, Papa ga akan ubah keputusan papa lagi" Sambung Leon. Danisa pun berlari menuju kamarnya sambil menahan tangis. "Ravael, tolong kamu jaga Danisa dengan baik jangan sampai dia terluka sedikitpun!" Ucap Leon kepada pemuda jangkung yang berada di sebelahnya. "Baik tuan!".

More details
WpActionLinkContent Guidelines