Pray For The Wildbloods

Pray For The Wildbloods

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 22, 2019
WpInfo
Fiction
Mystery
"Jangan biarkan orang asing masuk. Jangan lepas tudungmu. Jangan pernah keluar dari kastil." Peraturan-peraturan ketat serta mengekang harus dijalani di kastil keluarga Wildblood. Selena Wildblood, gadis berusia 17 tahun, terperangkap dengan semua peraturan keluarganya sendiri. Gadis itu ingin kebebasan. Namun, ia tidak pernah tahu mengapa keluarganya memberlakukan peraturan-peraturan ketat itu. Peraturan Terpenting Keluarga Wildblood: 1. Laki-laki tidak boleh berada di bagian selatan. Bagi yang sudah menikah harus tinggal dibagian barat. 2. Berjalan dengan tangan tertaut di bawah perut untuk wanita. Wanita tidak boleh melepas tudung mereka pada lawan jenis. 3. Harus berada diatas tempat tidur pukul 8 malam. 4. Harus menurunkan badan bila bertemu anggota keluarga Wildblood lainnya. 5. Tidak boleh tertawa pada pagi, sore, dan malam hari. 6. Tidak boleh keluar kastil jika tidak ada urusan penting. Tidak boleh keluar kastil saat gelap. 7. Tidak boleh membiarkan orang asing masuk. 8. Menyanyikan lagu "Let Go The Wildbloods" setiap perayaan. 9. Membuat lingkaran didepan patung "malaikat" bersama anggota keluarga Wildblood lainnya pada jam 1 pagi setiap pertengahan bulan. Keluarga Selena menyembunyikan banyak sekali rahasia dari gadis tersebut. Termasuk jati diri asli Selena. Keadaan ini diperparah dengan tindakan Selena yang memutuskan untuk melanggar satu aturan hingga hal mengerikan terjadi padanya. Inspired by The Lodgers movie.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seven Rules
  • NOESIS [END]
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • AVISENA
  • Bodyguard Utusan Papa [Vol. 1] : END
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Departement de La Lozere [END]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • Now You See Me

Srekk!! Srekk!! Seorang gadis tengah berlari di keheningan malam. Terus berlari meminta pertolongan. Suara parang yang beradu dengan aspal itu terdengar semakin jelas. Ini semua gara-gara keingintahuannya pada ruangan itu, ruangan terlarang yang tidak boleh dimasuki oleh siapapun. "Maaf, ku mohon maafkan aku." Mohon gadis itu dengan terisak. Seorang pria dengan jubah hitam berdiri di depannya. Srekk!! Ada berita yang beredar, ada peraturan yang tidak boleh dilanggar jika berkunjung ke rumah pinus. Rumah yang sebagian besar terbuat dari pohon pinus itu, bergaya klasik dan elegan. Jangan pernah memasuki ruangan dengan pintu putih dengan hiasan batik merah. Jangan pernah masuk ke gudang belakang. Jangan pernah memakai toilet di lantai satu. Jangan pernah pergi ke ruangan bawah tanah. Jangan pernah singgah lebih dari jam delapan malam. Jangan pernah penasaran dengan gudang sebelah rumah. Jangan pernah menyentuh pisau bergagang kepala naga di dapur. Ini peringatan!! Jangan sekali-kali melanggar peraturan tersebut. Jangan tertipu dengan wajah polos mereka. Mereka hanya menggunakan topeng. Tidak ada yang tau isi ruangan terlarang itu. Tidak ada yang pernah selamat setelah masuk kesana. Dan jangan pernah cari tau. Tapi, Arabella melanggar itu semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines