PRINCESS SUBSTITUTE

PRINCESS SUBSTITUTE

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 30, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dipaksa berpura-pura menjadi seorang putri kerajaan yang telah meninggal karena bunuh diri membuat Rainazea Larissa tercengang, dia dihadapkan pada situasi dimana dirinya harus beradaptasi dengan ketiga kakak laki-laki barunya. Yang tentu saja bukan kakak kandung, melainkan ketiga pangeran, pewaris tahta kerajaan. Keadaan yang semula damai berubah menjadi mode 'gila'. Seketika hidupnya berubah. satu persatu rahasia mulai terungkap seiring dengan berputarnya dimensi waktu. Belum lagi dunia nyata miliknya yang harus dijalani. Hingga dia berada pada sebuah titik lelah, sampai disitu semuanya telah terlanjur terjadi. Gadis kecil Rain, bukan lagi gadis yang dulu menangis sendu meminta belas kasihan. Semuanya, telah berubah. "Don't copas my file kalau masih ingin hidup!" -ija, si author jahat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SECOND ENDING [END]
  • The Antagonis Body!
  • ESPOIR
  • Sang Panglima (Tamat)
  • The Kingdom of Destiny
  • Note Tryopical Humperfall
  • Piovere
  • ZEMBLANITY - The Kingdom of Light [END]

[FIRST STORY] Setelah semua ketidakbergunaanku di kehidupan sebelumnya, aku terlempar ke dunia asing akibat menolong anak tetangga yang berniat bunuh diri. Dan dunia itu adalah dunia dari novel yang kebetulan kubaca sambil berlinang air mata selama seminggu penuh. Ini menyebalkan. Novel romansa itu dipenuhi perang dan darah, belum lagi karakter favoritku harus terbunuh karena perannya sebagai ratu diambil alih oleh gadis yang datang dari dunia lain. Putra mahkota yang akan jadi kaisar di masa depan juga bertindak sebagai tokoh utama yang menyebalkan. Dunia dengan stratifikasi sosial yang kejam. Meski hidup kembali sebagai tokoh anonim, setidaknya sesekali aku harus bisa mengumpat untuk putra mahkota sebelum kepalaku dipenggal. Harusnya sederhana tapi benang takdir yang rumit menghubungkanku dengan banyak peristiwa. Ah, aku merindukan waktu untuk malas-malasan sekarang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines