Story cover for Kutukan by RedFingers16
Kutukan
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Sep 10, 2019
Kepeduliannya, sikapnya yang selalu sigap menolong orang lain, kesetiakawanannya dan bagaimana dirinya selalu mengingat orang lain dan memprioritaskan orang lain sebelum dirinya. Semua daya tarik yang ia miliki itu, mengapa aku tidak bisa berhenti memikirkannya?. Sebelumnya, belum pernah ada satu orang pun yang bisa seharian berada dalam pikiranku. Aku bahkan tidak peduli dengan kekurangan yang ia miliki.
    Tiba-tiba saja berada di dekatnya membuat aku keringat dingin, dadaku terasa ngilu dan kegugupan melandaku. Tidak biasanya aku begini, aneh sekali. Padahal, biasanya aku selalu berada di dekatnya dan aku selalu berani berbicara dengannya. Namun, mengapa sekarang rasanya aku tidak bisa menatap kedua matanya meskipun hanya sekilas. Tiba-tiba saja aku hanya bisa diam kaku ketika duduk di depannya, tiba-tiba saja aku tidak bisa merasa bebas di dekatnya. Kami selalu duduk berdekatan dan dia hampir selalu duduk di belakangku. Tiba-tiba saja aku hanya bisa diam ketika dia berbincang dengan sahabatku, biasanya aku akan ikut bercengkrama dengannya.
    Ada apa denganku? apa mungkin aku... tidak mungkin! tidak mungkin aku menyukainya kan? selama 19 tahun hidupku tidak pernah aku merasakan suka tanpa mengagumi terlebih dahulu. Maksudku, bahkan aku tidak pernah meliriknya sejak awal kami masuk ke kelas ini bersama. Namun, mengapa setelah hampir setahun mengenalnya aku bisa merasakan getaran aneh ini?.
    Ini tidak boleh terjadi! aku tidak boleh menyukainya, kami adalah teman baik! dia sudah memiliki kekasih dan pasti dia sangat mencintai kekasihnya. Aku tidak tau dosa apa yang sudah aku lakukan, tapi aku rasa ini bukan hal yang bagus, ini sangat buruk, ini kutukan!.
All Rights Reserved
Sign up to add Kutukan to your library and receive updates
or
#961romanticcomedy
Content Guidelines
You may also like
Rasya Vs Rasyid [END] by SuciRRamadhan
88 parts Complete
Tentang kita yang terikat dalam luka -Ketika aku yang kini sudah bukan tujuan mu untuk pulang- [ROMBAK TOTAL!!] Kata orang, Rasyid itu iblis berwujud manusia, Rasyid yang terkenal dengan sikan bengis dan arogan nya serta ketampanan dan kekayaan nya. Rasyid juga dikenal dengan wajah datar dan dingin tak luput mata tajam nya yang bagaikan elang setiap melihat manusia didepan nya. Kata orang, Rasya itu bidadari yang memiliki sikap berbanding terbalik dari seharusnya, wajah Rasya itu datar tapi manis, mata coklat madu nya bagai elang namun begitu candu, sikap dingin nya membuat orang segan namun berbeda bagi Rasyid. Rasya itu manusia paling menyebalkan bagi nya. Rasya itu cewe rapuh yang begitu kuat tameng nya. Rasya itu cewe paling cerewet baginya. Namun bagi Rasya, Rasyid itu kasar, arogan dan menyebalkan. Rasyid itu manusia yang paling sulit buka suara. Rasyid itu lelaki penipu yang ulung bagi nya. Rasya kira, Rasyid miliknya. Namun ternyata, Rasyid milik masa lalunya. _______ "luppo," bibirnya bergetar bersama air mata yang baru saja lolos dari kelopak, ia meraih tangan Rasyid. "ini bercanda aja kan?" Hening. Rasya tau bagaimana Rasyid, Rasya tau apa arti diam nya Rasyid. Lantas, apa semua ini nyata? "jawab, tolong. Cuma butuh satu kata dari luppo kok" tuturnya lagi berusaha senyum. "jangan diem aja! Jawab luppo. Ini drama kan?" tanya Rasya lagi terisak "JAWAB!" "IYA! dia pacar gue, kenapa?" Rasya diam membisu, lagi-lagi kepercayaan nya dipatahkan begitu saja, lagi dan lagi ia kembali di khianati oleh orang yang ia kira menjadi bagian masa depan nya nanti. Lagi lagi, Rasya terluka hebat. Luka yang dulu kembali terbuka lebar dan menyiptakan luka yang baru. "Jika bahagia mu tak bersama ku, mungkin sudah waktu nya kita untuk saling melepas diri. Bagaimana pun cinta mu takkan pernah nyata." ... ⚠CERITA INI MENGANDUNG KATA² KASAR! CERITA PERTAMA MOHON DI MAKLUMI, PLAGIAT MENJAUH!! CERITA MASIH AMBURADUL DAN TYPO BERTEBARAN! BELUM DI REVI
MARRIED WITH MY FRIEND  by SitiAir
93 parts Ongoing
"Aaaa" Aiza tidak bisa menahan suaranya karena terkejut melihat Gerald, sahabatnya sendiri tengah tertidur disampingnya, dibawah selimut yang sama dengan kondisi topless. Gerald yang mendengar teriakan Aiza seketika terbangun, ia terkejut dan bingung dengan apa yang terjadi. Ia melihat sekeliling dan menyadari bahwa ia baru saja bangun tidur di samping Aiza dengan hanya menggunakan boxernya. Tapi, dengan cepat Gerald menguasai keadaan dan dengan segera menutup mulut Aiza hingga tanpa sengaja setengah tubuh Gerald menindih setengah tubuh Aiza. Aiza berusaha berontak, tapi Gerald enggan melepaskan bekapannya takut gadis itu akan berteriak lagi. "Az, lo tenang dulu, Ok! Gak terjadi apa-apa diantara kita. Kita... BRAK Belum sempat Gerald menuntaskan kalimatnya pintu kamar yang mereka tempati sudah berhasil didobrak olah seseorang. Secara bersamaan Gerald dan Aiza menoleh kearah pintu, memastikan orang yang mendobrak pintu itu. Belum hilang keterkejutan kedua orang itu dengan kondisi mereka. Gerald dan Aiza harus kembali dikejutkan dengan Reno, paman Aiza dan Bram yang menonton mereka dari pintu yang terbuka dalam keadaan yang err... Intim. BUG *** Karena kejadian bodoh itu, Aiza dan Gerald yang notabenenya adalah sepasang sahabat harus mengubah status mereka menjadi sepasang suami istri. Tapi, karena Gerald sudah memiliki kekasih dan Aiza yang tidak mau terikat dengan pernikahan, mereka akhirnya memutuskan hal gila dengan menggantungkan pernikahan mereka disecarik kertas kontak. Akankah cinta pada sahabat mengalahkan cinta pada kekasih? Akankah semua baik-baik saja ketika kebenaran muncul ke permukaan?
Don't call it love! by ArmayaA
29 parts Complete
Semesta rasanya tidak berpihak pada Cyntia. Tidak hanya perusahaannya yang sedang berada dibawah roda kehidupan, tetapi neneknya sakit dan terus memaksanya menikah. Orang yang ia cintai dan mencintainya pun hilang tak ada kabar. Tak ada pertolongan rasanya. Pada akhirnya pilihan terburuk muncul. Ah, mungkin tak bisa disebut pilihan. Ia harus melakukan itu dengan terpaksa. Pria yang melukiskan kehidupan kelamnya pun muncul. Konyol rasanya saat pria itu mengajaknya menikah. *** Aku tak tahu apa itu cinta. Bahkan, saat ini bagiku itu satu kata yang abstrak luar biasa. Baginya rasa yang terasa itu cinta, tetapi mengapa rasanya merusak jiwa raga. Bagiku itu bukan cinta, melainkan suatu rasa yang amat hampa. Akhirnya satu kata menjadi beda makna. "Bukankah kau sangat membenciku?" Tanyaku. Ia diam, tanpa menatap mataku. Secara tak sadar aku tersenyum sinis padanya dan aku berusaha menahan rasa kesalku. "Apakah melemparkan susu basi ke wajahku adalah bentuk rasa suka?" Aku mengungkit masa lalu. Matanya pun mulai menatap mataku. Aku takut dengan wajah itu. Di bawah meja tersembunyi tangan gemetarku. Mataku berpura-pura tegar saat bertemu matanya itu. Aku berusaha bicara meski lidahku terasa kelu. Aku berusaha berdiri tegak meski kakiku tak berdaya. Waktunya pergi dari hadapannya. Aku akan katakan terakhir kalinya. "Jangan sebut itu cinta!" "Aku melamarmu bukan karena cinta. Bukankah, seharusnya kau yang memohon padaku agar kita bisa memanfaatkan satu sama lain?"
You may also like
Slide 1 of 10
Senyum dan Usaha : Kisah Kita cover
Crazy Marriage cover
Komedi cinta [Tahap Revisi] cover
TOXIC! cover
Rasya Vs Rasyid [END] cover
MARRIED WITH MY FRIEND  cover
Don't call it love! cover
Love To Close your eyes  cover
friendship dump cover
The Story of Love cover

Senyum dan Usaha : Kisah Kita

24 parts Complete

Dia bukan hanya pacarku, tapi pusat dari duniaku. Setiap harinya, dia membuktikan bahwa cinta tak hanya bisa dilihat dari kata-kata, tapi dari tindakan nyata. Mulai dari hal kecil seperti memastikan aku tersenyum di hari-hari tersulit, hingga hal besar seperti selalu hadir di setiap langkah hidupku, dia berusaha tanpa lelah. Super duper baik, dia selalu tau bagaimana mengubah hariku menjadi lebih cerah dengan kebaikan hatinya yang tak tertandingi. Ganteng? Tentu saja, tapi bukan itu yang membuatku jatuh hati. Sikap manisnya, tawa lucunya, dan caranya menghargai setiap momen bersamaku adalah yang membuatku tak bisa jauh darinya. Dia selalu berusaha-entah dengan kejutan-kejutan kecil yang tak terduga, atau dengan mendengarkan apa yang aku butuhkan tanpa harus kuminta. Bukan hanya royal dengan materi, tapi juga dengan perhatiannya. Setiap detik bersamanya adalah hadiah yang tak ternilai. Setia dan tulus, aku tahu bahwa tak ada orang lain yang bisa mencintaiku seperti dia. Lucu, perhatian, dan penuh kasih, dia adalah segalanya yang pernah aku impikan, dan lebih dari itu, dia adalah seseorang yang selalu membuatku merasa dicintai tanpa syarat. Setiap kali melihat senyumnya, aku tahu, aku beruntung memiliki dia. Dia adalah yang terbaik, dan aku tak pernah ragu bahwa dia adalah segalanya bagiku.