Blue Taste

Blue Taste

  • WpView
    Membaca 94
  • WpVote
    Vote 27
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 21, 2020
"Biarin mereka semua suka sama aku, yang terpenting aku cuma sayang dan cinta sama kamu, bukan mereka" "Suka itu alamiah. Tuhan menciptakan rasa suka pada manusia juga rasa benci. Tidak ada yang harus disalahkan apabila kamu jatuh cinta" Tau permainan rp kan? Yang awalnya fake menjadi real BACA YA GUYS JANGAN LUPA DUKUNGANNYA!
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Caramel
  • Crazy Matcmaking Z&K🍍
  • MY BOYFRIEND
  • DERAN
  • ELEANA - Kebetulan [ COMPLETE ]
  • REINA
  • CINTA YANG NYATA
  • GASA [end]
  • Torture Ends In Love Says [BAIBENBIYYU]
  • Masa Sekolah Menengah Pertama
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan