Story cover for TINTA MINDA by nahahiban
TINTA MINDA
  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Sep 11, 2019
Kalau ada yang rasa pernah baca nukilan-nukilan ini, ianya kerana ia pernah ditulis di dalam sebuah Blog suatu ketika dulu. Di mana Blog tersebut sudah tidak lagi wujud. Maka, semuanya diletakkan di aplikasi ini. Tarikh ditulis dan urutan dimuatnaik adalah tidak berkaitan sama sekali.

Some poem(?)s that I had written. Some of it rhymes.
The dates written could either be when they're posted, written, etc. I don't know. Not sure. Not really in any particular order.

If you think you've read any of these, you've probably read it on my blog. Which is no longer available.
All Rights Reserved
Sign up to add TINTA MINDA to your library and receive updates
or
#285poetry
Content Guidelines
You may also like
To Love Is To Break by scrtsyie
23 parts Ongoing
[ON-GOING] : 24TH MAY 2025 - s l o w u p d a t e - ────୨ৎ──── Mereka kata cinta pertama sukar dilupakan. Tapi bagi Nur'Esme Athalia-memori cinta pertamanya bukan sesuatu yang ingin dikenang. Ia bukan manis seperti dalam filem, tapi penuh luka yang terlalu dalam, sampai dia tak sanggup menoleh ke belakang. Namun hidup, seperti biasa, tak pernah semudah itu. Bila waktunya tiba, Esme terpaksa juga berdepan dengan bayang masa silam-sama ada dia mahu atau tidak. "Do you believe in second chances?" soal Syed Maheer'Alhan tiba-tiba, suaranya tenang tapi cukup untuk membuat jantung Esme berdegup laju. Esme terpaku. Nafasnya seperti tersekat. Dia yakin ini kali pertama mereka bersua-tapi kenapa lelaki ini terasa... familiar? "Hah?" Alhan hanya tersenyum senget, santai. "Nothing. Just wondering." Kemudian dia melangkah pergi, seolah-olah tiada apa pun yang berlaku. Tinggal Esme yang berdiri kaku, dengan ekspresi bingung bercampur geram. "Apa masalah mamat tu..." dia menggumam perlahan, cuba menenangkan diri namun tapi dalam hati, dia tahu. Soalan itu bukan sekadar main-main. Dia yang kita tinggalkan di belakang, kadang-kadang ditulis semula sebagai penentu di hadapan. Lucunya hidup, orang yang kita anggap tinggal dalam sejarah, selalunya tahu jalan pulang, tanpa perlu dicari. Second chances don't always come knocking twice. So when it does... will Esme take it? ────୨ৎ──── Sincerely, Author Sy. p/s : this version belum full revision lagi, after completed will do it asap. if you saw a typo or any misspelling, do mention it. thank you!
You may also like
Slide 1 of 9
To Love Is To Break cover
VAMPIRE'S HEART ✔️ cover
HIPSTER DOWH  cover
My Bunga! cover
Ritma Atas Puisi (RAP) cover
Boboiboy Oneshots(I will try my best, no promises no requests)🙂 cover
[C] Bangtan Ramadhan?! [ MALAY FANFICTION ] cover
DUA DUNIA ✔️ cover
Cinta Royal cover

To Love Is To Break

23 parts Ongoing

[ON-GOING] : 24TH MAY 2025 - s l o w u p d a t e - ────୨ৎ──── Mereka kata cinta pertama sukar dilupakan. Tapi bagi Nur'Esme Athalia-memori cinta pertamanya bukan sesuatu yang ingin dikenang. Ia bukan manis seperti dalam filem, tapi penuh luka yang terlalu dalam, sampai dia tak sanggup menoleh ke belakang. Namun hidup, seperti biasa, tak pernah semudah itu. Bila waktunya tiba, Esme terpaksa juga berdepan dengan bayang masa silam-sama ada dia mahu atau tidak. "Do you believe in second chances?" soal Syed Maheer'Alhan tiba-tiba, suaranya tenang tapi cukup untuk membuat jantung Esme berdegup laju. Esme terpaku. Nafasnya seperti tersekat. Dia yakin ini kali pertama mereka bersua-tapi kenapa lelaki ini terasa... familiar? "Hah?" Alhan hanya tersenyum senget, santai. "Nothing. Just wondering." Kemudian dia melangkah pergi, seolah-olah tiada apa pun yang berlaku. Tinggal Esme yang berdiri kaku, dengan ekspresi bingung bercampur geram. "Apa masalah mamat tu..." dia menggumam perlahan, cuba menenangkan diri namun tapi dalam hati, dia tahu. Soalan itu bukan sekadar main-main. Dia yang kita tinggalkan di belakang, kadang-kadang ditulis semula sebagai penentu di hadapan. Lucunya hidup, orang yang kita anggap tinggal dalam sejarah, selalunya tahu jalan pulang, tanpa perlu dicari. Second chances don't always come knocking twice. So when it does... will Esme take it? ────୨ৎ──── Sincerely, Author Sy. p/s : this version belum full revision lagi, after completed will do it asap. if you saw a typo or any misspelling, do mention it. thank you!