Harapan:)

Harapan:)

  • WpView
    Odsłon 399
  • WpVote
    Głosy 120
  • WpPart
    Części 8
WpMetadataReadZakończone sob., cze 13, 2020
Kisah Seorang Gadis yang mengharapkan kebahagiaan:) Gadis yang mengharapkan kebahagiaan dari hal hal yang sederhana. Namun, di setiap mendapatkan kebahagiaan selalu saja mendapat kesedihan juga. Gadis itu ingin menjadi penguasa sukses. Terkadang dia berfikir, apakah bisa dia menjadi penguasa sukses? Sedangkan dia adalah bad girl di sekolah nya, lagi pula, dia orang miskin, untuk makan saja susah, apalagi untuk membuka sebuah usaha, dari mana dia mendapatkan modal? Heuh, terkadang dia pernah mau putus asa. Dia terus berusaha sebaik mungkin untuk mencapai cita cita nya yang ingin memiliki perusahaan pertanian yang sangat sukses. Dia terus berusaha. Hingga dia di angkat oleh orang kaya yang berasal dari Jakarta, uang di temui nya saat di taman. Naaah penasaran gak? Penasaran kan. Hayoo baca. Follow juga lah7
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#4
esbatu
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • SECERCAH ASA DIBALIK SUNSET
  • dimana janji tersebut
  • THE CLIMB [Completed]
  • Arsyilazka
  • Kalenzio's Obsession (ON-GOING)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Jodohku
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • About SAMANTHA
  • Because I'm Stupid (End)

Berawal dari seorang gadis yang berputus asa atas masalah hidup yang ia alami. Sampai sampai hobinya yang memberinya arti kehidupan itu, serta mengembalikan harapannya yg terlanjur pupus terbawa masa. "Jangan terus ratapi kesedihanmu, kau bersedih seakan akan hanya kau saja yg memiliki masalah hidup. Nikmatilah hidupmu anak kecil, kalau kau terbawa arus masalahmu, kapan lagi kau nikmati indahnya dunia ini," ujar seorang pria yg langsung pergi setelah mengatakan itu. Mendengar ucapan pria tadi, lantas Tayana langsung bangkit dari duduknya dan celingak celinguk melihat siapa pria yg berbicara kepadanya tadi. "Siapa yg berbicara tadi, apa jangan jangan itu malaikat izrail ya yang bicara barusan.Oh tidak, ampuni aku Tuhan, aku janji bakal bangkit dari keterpurukanku. Tapi ku mohon, jangan ambil dulu nyawaku. Hutangku masih banyak," batinnya meronta ronta bergemuruh mengingat dan menebak bahwa suara tadi adalah suara malaikat pencabut nyawa.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści