Salina (END)

Salina (END)

  • WpView
    Reads 482,825
  • WpVote
    Votes 18,105
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Judul lama : Possesive Brothers ######################### !!Slow update!! "PERGI KAMU DARI SINI DASAR ANAK GA TAU DIUNTUNG!!!!" ucap seorang wanita yang usianya berkisar 30 tahun pada seorang anak yang kira-kira berumur 9 tahun yang sedang menangis memohon ampun agar dia tidak diusir oleh ibunya. Salina Roosevelt namanya, dan ibunya Tara Swan. Ia diusir oleh ibunya karna ia tanpa sengaja memecahkan gelas kesayangan ibunya. "Salina mohon Bu, jangan usir Salina. Kalau ibu usir Salina, Salina harus kemana?" Ucap Salina memohon ampun pada ibunya. "YA SAYA GA PERDULI KAMU MAU KEMANA ASAL KAMU JANGAN PERNAH NUNJUKIN MUKA KAMU DI HADAPAN SAYA LAGI!!" ucap Tara Swan tanpa belas kasih.
All Rights Reserved
#71
cruel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Salsabila🌻
  • New Possessive Family
  • Gabrisa Story's [PROSES PENERBITAN]
  • Biru's World [Revisi]
  • Namaku kara
  • gua abang lo bukan ade lo
  • BAM [END]
  • Me Become An Extra (Arvie) ✓
  • Blooming Baby
  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta

Aku yang selalu saja berada lingkup keluarga yang bisa dibilang toxic. Papa yang selalu mengurungku dalam rantai yang diciptakannya. Semua kegiatan yang akan aku lakukan harus seizin papa dulu. Aturannya yang begitu banyak menuntutku harus tunduk dibawah kuasanya. Anak perempuan harus dijaga lebih ketat dan diberitahu lebih jelas bagaimana seharusnya dia berprilaku dan tidak membuat kedua orang tuanya malu. Kata kata itu yang selalu keluar dari mulut papa ku setiap kali aku membantah ucapannya. Mamaku pun tidak bisa berbuat banyak. Mama mungkin sama denganku begitu tertekan dengan segala aturan sang kepala rumah tangga. Akupun hanya bisa patuh dengan semua aturan papa. Aku bungsu dari 3 bersaudara. Mempunyai 2 saudara laki laki membuatku juga semakin tertekan. Kedua saudara ku sikapnya sama dengan papa. Aku yang selalu dipandang tidak mampu melakukan apapun tanpa bantuan dari mereka. Hanya seorang gadis remaja yang selalu harus dijaga dengan ketat. Padahal umurku sudah menginjak 17 tahun kelas 2 sma tapi masih saja dipandang bocah kecil. Sudah 17 tahun aku hidup dibawah kekangan papa dan kedua abangku. Sebenarnya sudah cukup muak dengan semua ini. Tapi akupun tidak mampu untuk membantah papa dan abang aku. Karna sedari kecil selalu didik agar tidak pernah membantah atau melanggar aturan papa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines