Kita
  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2019
"Kuharap kau masih mengingatku nona," ujar seorang lelaki dengan senyum ramah nya. Gadis berhijab itupun mematung menyadari suara yang tak asing, ia menoleh dugaannya benar. Detak jantungnya bertambah dua kali lipat dibanding biasanya. Sudah beberapa tahun belakangan ini dia menghindar dari lelaki itu, kenapa takdir malah mempertemukan mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You Are Still The Winner
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Silent Scars | Orine
  • my story
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • FALLING IN LOVE
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Stranger | Orine

Jarak yang memisahkan kita dan waktu yang akan mempertemukan kita kembali. Kita di pertemukan oleh waktu namun kita juga harus berpisah karena jarak, tapi jarak itu bukan sebuah masalah besar dalam hubungan, kita hanya perlu saling mempercayai satu sama lain dan juga percaya akan takdir, jika dia di takdir kan untuk ku maka sejauh apapun jarak memisahkan kita berdua, pasti akan bertemu kembali. Hati ini... masih untukmu, karena kamu tetap pemenangnya. ___________________________________________________ "Ini buat kamu." ucap seorang anak laki-laki "Ini beneran buat aku?." ucap nya dengan wajah berbinar. "Iya, itu buat kamu sebagai tanda pertemanan kita."ucapnya sambil tersenyum. "Makasih ya aku bakalan jaga pemberian dari kamu." Dia masih ingat,itu pembicaraan terakhir sebelum pergi meninggalkannya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines