Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
kerja keras seorang ayah

kerja keras seorang ayah

  • WpView
    LECTURAS 5
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 13, 2019
WpInfo
No ficción
Pada suatu malam berkumpulah keluarga kecil yang sederhana yaitu keluarga bapak paidi yang keseharianya berkerja sebagai serabutan atau bisa dikantakan sebagai buruh bangunan dan istri dari bapak Paidi adalah bu ijah yang seharianya sebagai petani.Bapak paidi dan ibu ijah di karuniani dua orang anak yang masih sekolah.Pada malam itu anak bapak paidi yang pertama yang bernama tri bilang kepada bapak paidi. Tri: pak,saya tidak ingin melanjutkan sekolah sma.karena biyaya yang dibutuhkan terlalu mahal. Pak Paidi: tidak apa apa nak,biyaya nanti bisa bapak carikan.yang penting kamu sekolah bisa menjadi orang yang sukses. Tri: tapi pak, keekonomian dikeluarga kita kurang memugkinkan Pak Paidi: Biyaya jangan kamu pikirkan nak,nanti bisa bapak carikan,yang penting kamu sekolah.Bisa menjadi orang yang sukses bisa membanggakan kedua orang tua. Tapi bapak paidi besikukuh untuk tetap menyekolahkan anaknya walau pak paidi harus berkerja mati matian untuk anaknya sukses.Karena pak paidi tidak ingin anaknya nasibnya seperti kedua orang tuanya.pak paidi ingin kedua anaknya menjadi orang orang yang sukses kedepanya dan pak paidi ingin kedua anaknya bisa menjunjung tinggi derajat kedua orang tuanya.Pada suatu ketika setelah Tri masuk sma pada saat itu keekonomian keluarganya kurang mendukung dan pada saat itu tri sedang membutuhkan uang untuk membeli buku dan Tri bilang ke bapaknya bahwa dia butuh uang untuk membeli buku pak paidi bilang iya besok tak kasih uangnya padahal pada saat itu bapak paidi lagi tidak memmiliki uang tapi pak paidi berusaha mencari pinjaman untuk membayar buku anaknya.Sungguh besar pengorbananmu demi anakmu ini pak trimakasih atas jasa jasamu selama ini.Maafkan anakmu ini yang selama ini telah merepotkan mu.Tri berjanji pada bapak tri akan berusaha sunggun sungguh untuk menkadi orang sukses.Doakan Tri,pak semoga menjadi orang sukses yang membangakan kedua orang tua dan tidak sia sia kerja kerasmu yang telah kau berikan kepada tri pak.Terimakasih bapak💙
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALRIN
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Hamba Setia untuk Saudara Tercinta (End)
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • AILAH(END)✅
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • MAS SUAMI (END)
  • ALYA
  • Don't Talk About Money
ALRIN

Arin seorang gadis cantik yang sangat sangat menyukai anak kecil, ia sangat ingin memiliki adik mungil tapi sayang kedua orang tuanya tidak mau mengabulkannya, arin sangat kesepian bila kedua orang tuanya pergi untuk urusan bisnis, tapi berkat tetangga nya yang memiliki anak bayi yang umur nya masih satu tahunan membuat arin tak merasa kesepian karna ia bisa bermain bersama anak tetangga nya itu, tapi ada saja yang mengganggu nya ketika ingin bermain bersama bayi tetangga nya itu Alfin, alfin hidayatulloh tetangga nya yang sangat di benci arin karna kejahilan nya dan kelakuannya dia orang yang paling menentang arin bila arin bermain bersama adik nya serin, mereka selalu bertengkar entah karna masalah sempele atau masalah yang tak masuk akal Namun apakah kebenciannya bisa merubah nya menjadi cinta atau mungkin tetap menajdi musuh nya? serin mamam apa tuh" "udah tau makan roti masih aja di tanyain" "gue kan cuman sekedar basa basi belaka dari pada gak nanya sama sekali emang nya elo abang yang gak punya hati udah tau tante sarah sibuk bukannya momongin adeknya lo malah kelayapan gak jelas masih untung ada gue kalo gak duh gue gak tau tuh pasti tante sarah bakal ribet banget" "oooo jadi lo gak iklas bantuin mami gue iya"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido