Pilihanku 1

Pilihanku 1

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 13, 2019
"Allahu akbar,Allahu akbarr" suara adzan zuhur berkumandang di salah satu sekolah SMA yang ada di Semarang. Diana salah satu siswi SMA di sana mau melaksanakan solat zuhur tetapi, "eh di mau kemana ayokk kantin" ajak Rina teman diana, "tapi aku mau solat dulu kamu enggak??" tanya diana, "ahhh maless bangett, ayoo lahh rame rame kantin" kata Rina sambil menarik tangan diana. Karna Diana dan Rina sudah berteman lama sekali bisa juga di sebut sahabatt, nggak enak lahh kalau nolak, akhirnya Diana pun mau diajaknya. Seringkali Diana ingin melaksanakan kewajibanya akan tetapi teman/ sahabatnya itu mengajak Diana ke hal hal yang membuat Diana tidak jadi melakukanya. Di hari itu juga Bu Ririn guru agama menjelaskan tentang teman yang mana harus di dekati dan tidak terlalu di dekati. Kata Bu Ririn " teman yang mestinya di dekati itu teman yang selalu mengingatkan kita dalam kebaikan, sedang kan teman yang selalu mengajak dalam hal yang mungkin tidak bermanfaat jangan terlalu di dekati, karna kalau sudah terlalu dekat dengan teman yang selalu mengajak hal yang tidak bermanfaat ituu akan susah kita tolak ajakanya". Dari situ Diana berfikir "oiyaa aku selalu ingin melaksanakan kewajiban ku tetapi aku palah tidak melaksanakan itu justru palah melakukan hal hal yang tidak penting". Diana memikirkan itu terus, sampai akhirnya diana membuat keputusan bahwa dia akan sedikit menjauh dari Rina yang selalu mengajak hal yang nggak penting, tapi diana palah ingin lebih dekat dengan Nuri yang lebih mengerti masalah agama dan selalu mengajak dalam kebaikan yang bermanfaat. Sudah beberapa hari Diana sedikit menjauh dari Rina, Rina sudah sempat bertanya tetapi Diana tidak menjawab. Diana tidak berani mengatakan sebenarnya kalau dia ingin menjadi orang yang lebih baik karna nanti di bilang sok suci lah, sok baik lahh dll. Sudah beberapa minggu diana tak terlalu dekat dengan Rina, diana pun juga sudah merasa tenang dengan kepribadianya yang sekarang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALGHAFIR [TAMAT]
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • RENJANA DERANA [END]
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • reminisce before I go
  • hanya untuk bunda
  • BAD GIRL IN PESANTREN
  • RAACA 'the power of takdir Allah '

(SAQUEL GHAZI ELZIO) "ayo ta'aruf." Bagaimana rasa nya menyukai teman sekelas sendiri? Bahkan terhitung bertahan tahun? Seharusnya, jika bisa memilih, Adiba tidak mau menyukai teman sekelas nya sendiri, karna sulit untuk move on, jika nanti nya si doi tidak menyukai balik. Namun, bagaimana jika laki-laki yang di sukai itu ternyata menyukai balik juga? Dan datang dengan ijab kabul serta seperangkat alat sholatnya? ~~~~~ Note: ⚠️ Apabila ada kesamaan alur, latar, dan tokoh, itu di luar kendali saya ⚠️ -ALGHAFIR - Sampul by pinterest Tidak di revisi. welcome di cerita ke dua ku, jadikan cerita ini sebagai tempat kalian ambil pelajaran untuk kedepannya, semoga dengan saya menulis cerita ini, kalian bisa mendapatkan hikmah di dalam nya. Banyak umpatan kasar di dalam nya, bijak dalam membaca Ambil baiknya buang buruk nya, okey? •Cerita singkat bergenre SMA dan berakhir dalam membina rumah tangga•

More details
WpActionLinkContent Guidelines