I Really Like You

I Really Like You

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 21, 2019
Riri bingung antara jujur dengan perasaannya atau menjaga hati temannya. Meskipun mereka bukan teman dekat tapi Riri dan Salsa melewati berbagai kegiatan di organisasi yg memang sama-sama mereka ikuti. 'apa gue harus pendam aja ya, gue gak mau cuman karna masalah cowok, gue dijauhin sama temen gue, tapi kan mereka gak pacaran dan cowok itu deketnya sama gue dan gue udah terlanjur jatuh cinta sama dia.' 'gimana pun juga gue yang duluan kenal dan suka sama dia, tapi gue juga gak ada hak buat marah karena hubungan gue sama dia cuman sebatas temen smp doang. Tpi gue kok gue gk suka banget kalo mereka udh berduaan.' 'kira-kira dia terima masih mau nunggu gue gak ya setelah ngibar nanti. Gue takut kalo gk sekarang, dia bakal pacaran sama cowok lain. tapi gue gk mau ngambil keputusan secepat ini.' Sebenarnya masalah ini tak begitu sulit. Hanya mereka berpikir terlalu jauh dri apa yang akan terjadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Gamang
  • BETRAYAL OF LOVE
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Meet And Backstreet
  • TENTANG SEPASANG
  • KEPERGIAN SENJA
  • RIBET - [ SELESAI ].
  • Truth or Dare (Completed)
  • 101 Days Before In January

Ketika kau terlahir dan menemukan dirimu sangat-sangat dibenci oleh keluargamu sendiri. Kau pasti akan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa aku dibenci? Kesalahan apa yang telah kuperbuat hingga mereka membenciku? Gadis dengan bola mata birunya itu ternyata tidak terlahir dengan takdir yang bagus. Ia harus bersabar menghadapi semua lelucon takdir hingga menunggu kapan semua ini berakhir. Hanya itu yang bisa ia lakukan 'Menunggu yang namanya indah pada waktunya' Namun tak ayal semua yang ia tunggu tak pernah kunjung memberikannya sepercik harapan. Hanya ada sebuah kekosongan yang semakin lama terus melebar. Membuat dirinya hanya diam di jurang yang sama, hingga membiarkan jurang itu semakin lama semakin mendalam. Membuat dirinya terjabak, kembali lagi menunggu sepercik harapan untuk mengeluarkannya Tetap tersenyum walaupun lukanya kian bertambah. Tak suka jika harus orang terkasihnya mengetahui masalahnya. Walaupun gadis itu sadar bahwa masalah ada untuk diselesaikan Bersama, namun dikasusnya Ia hanya ingin menyelesaikannya seorang diri Bagaimanapun juga ia lebih memilih menjadi sebuah lilin yang membakar habis dirinya untuk kebahagian orang lain. Dari pada harus menjadi kobaran api yang merusak semuanya Thanks for reading guys Kalau penasaran yuk baca ceritanya. Jangan lupa like and comment. Byee

More details
WpActionLinkContent Guidelines