Jangan Takut

Jangan Takut

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 13, 2019
Jam pelajaran sudah menunjukkan jam ke 6 hari itu cuacanya agak mendung dan kelihatannya sedikit lagi akan turun hujan. Aura dalam kelas terasa sejuk karena hembusan angin dari ventilasi ventilasi ruangan kelas. Tidak biasanya, hari itu seolah olah akan terjadi apa apa, dan fellingku sangat jelas akan hal itu. Perkenalkan namaku Rizal aku duduk di bangku kelas X dan aku memiliki sedikit kelebihan dari siswa yang lain, kelebihan itu bisa disebut dengan indigo. Yap.. aku mendapatkan kelebihan itu karena keturunan dari ibuku yang seorang indigo. Tetapi aku tidak sepenuhnya mengetahui tentang kelebihanku itu dan aku tidak begitu menghiraukannya. Kembali ke pokok pembaha san awal. Siang itu terasa seperti sore bagiku, karena cuaca yang gelap pekat. Suasana riuh dalam kelas terus berlanjut seakan cuaca tidak menghalangi mereka dalam bercanda dan ngobrol satu sama lain. Kecuali satu teman perempuan bernama Uswatun yang ada di depanku dia tampak hening tak mengeluarkan satu kata pun dan aku cukup memperhatikannya karena aku melihat sesuatu yang janggal padanya. Aku melihat ada tangan yang mengelilingi xc lehernya dan aku mencoba untuk menyapanya Hoy!" aku mengejutkannya, menepuk pundaknya kok "Ah..hh i.yaa?" Sahutnya sambil jugaberpaling Tiba tiba tangan yang melilit lehernya mengmenahannya.hilang dan aku tersenyum padanya. "Gapapa cuma negur kok" "Ah hehe iya" balasnya Guru tak kunjung datang mungkin sedang rapat atau ada keperluan lain, aku ke toilet untuk buang air karena cuaca yang dingin membuatku tidak kuat
All Rights Reserved
#631
ambyar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • KIARA [END]
  • My possesive boyfriend
  • beautifull sunset and someone berbatik
  • Three Targeted Girls!!
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • Sejarah Kita
  • nostalgia SMA kita
  • ASAVELA KIARA
  • Ayesha Transmigration

Satu Minggu sudah Reza tak nampak di sekolah . Setelah kejadian kemarin penyakit nya kambuh. "Kok Reza gak masuk2 ya? " tanya Nabila pada Ridwan ( kebetulan Reza dan Ridwan adalah sepupu) "Dia masih sakit karena kemarin itu " jawab ridwan " Oh ,memang separah itu ya?" tanya nya lagi " Entah bil ,gue juga kurang tau" jelas ridwan lagi nabila menggangguk " besok hari minggu kita ke rumah Reza yuk?" ajak nabila kepada teman2 nya " Oke, kumpul di rumah Gue ya " respon Arif karena memang rumah nya tidak jauh dari rumah Reza "Siap " jawab mereka kompak Bel pulang sekolah berbunyi murid2 berhamburan keluar karena mereka sudah di jemput orang tua masing2 "Eh ,gue tunggu di rumah ya ,bye" teriak Arif sembari bergegas keluar kelas "Siap bos" jawab yg lain nya kompak "Bil,gue pulang dulu ya ,dadah "kata murid 1 sambil melambaikan tangan nya di ikuti teman2 yg lain "Dadah " jawab nabila Iya, Nabila memang lebih memilih pulang terakhir karena yang pasti sekolah pun sudah sepi ,jadi tidak perlu berdesak2an Sekitar 15 menit,Nabila sudah sampai di rumah nya "Assalamualaikum" salam Nabila tidak ada jawaban karena memang rumah sepi saat siang hari . Nabila masuk rumah dan segera mengganti pakaian nya .bergegas pergi ke warung nenek nya di depan gang. Malam pun datang Nabila yg tengah duduk di teras rumah nya dengan beberapa buku bacaan ,tentu,karena nabila gemar membaca Tak lama Rizki datang "Lagi apa bil??" Sapa Rizki "Bisa kali salam dulu"jawab nabila ketus "Iya iya ,assalamualaikum nabila cantik,lagi apa?"goda rizki dengan sedikit tertawa "Rizki apaapaan si lo,waalaikumussalam,lagi baca2 aja,lo mau apa kesini ??tumben"kata nabila heran "Besok ke rumah arif gue ikut ya?sekalian mau jenguk Reza,please bil?rengek rizki "Iya iya ,besok jam 9:30 lo udah harus stand by di rumah gue"perjelas nabila "Oke tuan putri,besok gue tepat waktu kok,gue pulang dulu,assalamualaikum "kata rizki pergi meninggalkan nabila "Dasar aneh lu ki,waalaikumussalam"jawab nabila sembari memasuki rumah nya

More details
WpActionLinkContent Guidelines