Story cover for Hari yang buruk by RizkiSaputra606
Hari yang buruk
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 13, 2019
Hari libur tiba ,sekumpulan anak berkumpul untuk membuat rencana kegiatan untuk mengisi waktu luang saat libur.salah seorang dari anak yang sedang berkumpul mengajukan idenya untuk pergi memancing juga untuk melihat alam sekitarnya.Alhasil hanya ada 3 anak yang akan pergi memancing , dan mereka bernama Dil , Pros , dan Fron.mereka pun berbincang
Dil : Aku mau bertanya , diantara kalian apa ada yang tau dimana spot memancing yang nyaman?
Pros: Kalau aku tidak bisa menentukan spot nya, mungkin fron tau
Fron : Aku punya usul bagaimana kalau kita pergi memancing di sungai dekat ujung desa, apa kalian     setuju
Dil : Boleh juga , bagaimana pros apa kamu setuju?
Pros : Aku setuju dengan fron.
Fron : Kalau begitu besok pagi kita berkumpul di jembatan dekat lapangan saja agar tidak saling mencari.
Dil : Baiklah.
Pros : Kalau begitu persiapkan peralatan kita masing masing yang diperlukan besok.
Fron : Ya sudah ayo kita pulang dulu.
Keesokan harinya mereka berkumpul dan siap untuk berangkat.setelah perjalanan cukup lama , merekapun akhirnya sampai disungai dekat sawah ujung desa.
Dil : Apa diantara kalian ada yang sudah membawa umpan?
Pros : Aku lupa tidak memikirkan tentang umpannya.
Fron : Aku juga belum menyiapkan umpan.
Dil : Karna kita belum ada umpan untuk memancing , bagaimana kalau kalian yang mencarinya.
Pros : Kamu saja dil.
Fron : Kamu juga pros.
Setelah mereka saling menyuruh , mereka pun saling dorong mendorong di pinggir sawah.Mereka semua akhirnya terjatuh kedalam sawah dan saling menyalahkan. Karna mereka sudah kotor akhirnya mereka semua mencari cacing disawah tempat mereka terjatuh untuk digunakan sebagai umpan.setelah umpan yang mereka cari dirasa sudah cukup, mereka langsung memasang umpan di alat pancingnya masing–masing.Tiba–tiba cuaca menjadi mendung dan mulai turun hujan yang cukup deras,mereka lalu berteduh.setelah reda mereka pun pulang tanpa mendapatkan hasil tangkapan sama sekali.
All Rights Reserved
Sign up to add Hari yang buruk to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Saujana Sandyakala ~ Completed by Alvyadrvyera
39 parts Complete
"Kecil, cengeng, ribet, berisik, penakut lagi,"ucap seorang pria mendengus sebal. Kira-kira begitulah komentar Prawira tentang istrinya. Bukan tentang romansa untuk menggoda. Sayangnya dia mengatakan dengan logika. Begitu risihnya pria itu dengan istrinya. -&- Nilam, gadis muda yang memilih menikah dengan pria dengan perbedaan usia 16 tahun. Banyak orang yang mengatakan dirinya hanya mengejar harta jika adanya perbedaan sejauh itu. Sayangnya pria yang dia nikahi adalah pria sederhana, temperamen dan dingin. Padahal di saat yang sama dia bisa mengubah status kehidupannya begitu bahagia dengan pria seusianya dengan karakter sabar dan lemah lembut. Apalagi secara finansial, jauh lebih baik dari pilihannya. Wira, suami yang dipilih Nilam sama sekali tidak mengandung kelebihan selain cerdas. Pria itu juga tidak romantis apalagi mengerti dengan pola pikirnya. Tapi apa yang dia katakan bukannya pemanis. Karakternya memang temperamen. -&- "Nilam. Pernikahan itu hanya sekali. Dengan menikah kamu menyerahkan seluruh kehidupanmu pada suamimu, sayang. Pria temperamen itu tidak pantas denganmu. Kenapa kamu mencari neraka saat dihadapkan dengan surga?"tanya Ibunya mengusap pelan kepalanya. "Mungkin Nilam terlihat bodoh, Bu. Tapi kalau semuanya berpikir demikian, siapa yang akan bersama dengannya? Nilam ingin menjadi kedamaian baginya saat amarahnya memuncak,"ucap gadis itu tersenyum lebar. -&- "Coba jawab aku, bagaimana aku bisa lupa? Setiap aku melihat diri ku di cermin, aku selalu menatap kedua matanya? Bahkan jika aku mengenal perempuan lain, aku pun melihat dengan kedua matanya. Aku ikhlas. Tapi aku tidak mau durhaka pada istriku karena masih memiliki perempuan lain dalam benakku. Jangan buat aku semakin tenggelam dalam kesalahan, Pram. Jangan kamu pikir aku tidak berusaha untuk membuangnya. Namun apa yang ku dapat? Semakin aku mencoba, perasaan itu semakin tumbuh, Pram,"ucap Wira frustasi. -&- Salam hangat, Aku yang masih mencintainya.
DAKSA [END] by StarNight_SF
46 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] PART MASIH LENGKAP! "Kemana tadi?" Daksa yang mendengar pertanyaan Kara jadi gugup dan bingung harus jawab apa "JAWAB!" ucap Kara dengan nada yang lebih tinggi "Tadi habis..habis...habis..anu..itu..." jawab Daksa bingung dan menggaruk pipinya yang tidak gatal "Jawab jujur atau gue lebih marah" "Tadi gue habis nganterin Elsa belanja ke mall, gue mau nolak sebenernya tapi dia ngancem putus" Kara yang mendengar itu menghebuskan nafas kasar Daksa Pramudya Aksara, laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini memiliki sifat dingin,ganas,cuek,tapi kalau udah ada pawangnya jinak. Daksa adalah salah satu murid nakal sekaligus berprestasi disekolahnya. Daksa memiliki sahabat perempuan yang sangat ia jaga,kalau ada yang ganggu sahabat kesayangannya ini, jangan harap bisa selamat dari amukan Daksa Karana Anastasya Rajendra, perempuan yang masih duduk di kelas 2 SMA ini memiliki sifat yang jutek, galak, tapi penyabar dan penyayang, apa lagi kalau udah berhadapan sama sifat sahabat laki-lakinya itu. Cuma Kara yang bisa jinakin sahabatnya ini. Banyak yang berfikir kalau hubungan Daksa dan Kara lebih dari sekedar sahabat. Tapi keduanya tidak mempedulikan itu, mereka hanya berteman dan mengangap hubungan mereka seperti adik-kakak. Tapi.... tidak ada yang tahukan kedepannya bagaimana Masalah yang datang di hubungan mereka membuat mereka menyadari perasaan mereka yang sebenarnya.... Gambar di cerita : Pinterest Publish : 25/06/21 End. : 18/10/21 TAHAP REVISI REPOST : 11/11/21 SELESAI : 11/12/21 [DON'T COPY MY STORY!!] 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
RAYAN ✔️ [TERBIT] by kaffelatteee
53 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] SEBAGIAN PART TELAH DI HAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN😈 Argos, geng legendaris yang saat ini sedang dipimpin oleh Rayland. Pemuda dingin, tegas, brutal dan juga kejam dalam menghadapi musuh musuhnya. Dibantu oleh keempat sahabatnya yang menjadi inti dari geng Argos. Semua pencari masalah akan dibantai habis oleh mereka. Anindya, seorang gadis cantik yang pemberani dan juga cerdas. Seorang gadis yang mampu meluluhkan pertahanan Rayland yang dikenal tidak pernah berdekatan dengan spesies bernama "perempuan" except his mother. Selamat mengikuti kisah perjalanan Argos dan juga Anin, readers❤️ 🍂PLEASE BE NICE! JAGA KETIKAN🍂 JIKA ADA KESAMAAN JUDUL, TOKOH ATAUPUN ALUR CERITA ITU ADALAH KETIDAKSENGAJAAN. SILAHKAN IKUTI SAMPAI AKHIR JIKA KALIAN MEMANG MENYUKAI CERITA INI❤️ ⛔️WARNING⛔️ ADEGAN KEKERASAN DAN KATA KATA KASAR. AMBIL SISI POSITIFNYA SAJA YA TEMAN-TEMAN🙆🏻‍♀️ KALAU KALIAN TIPE READERS YANG SUKA "MENGATUR" KARYA ORANG LAIN, LEBIH BAIK KALIAN TINGGALKAN LAPAK SAYA. KARENA SAYA TIDAK INGIN MENAMBAH BEBAN PIKIRAN🙏 TAPI KALAU KALIAN TIPE READERS YANG SUKA "MEMBERI SARAN DAN KRITIK" WELCOME❤️ ✨All pics by pinterest and instagram✨ Highest Rank : #01 in sma (2/06/21) #09 in gengmotor (2/06/21) #05 in fiksi remaja (2/06/21) #09 in family (16/06/21) #01 in teenlife (30/06/21) #01 in teenlife (01/07/21) #01 in teenlife (02/07/21) #01 in teenlife (03/07/21) #02 in family (19/08/21) #01 in ketua (26/09/21) #01 in solidaritas (07/10/21) #01 in geng (23/10/21) #01 in solidaritas (23/10/21) #01 in geng (27/10/21) #01 in solidaritas (27/10/21) #01 in geng (28/10/21) #01 in solidaritas (28/10/21) #01 in geng (29/10/21 - 12/11/21) #01 in geng (13/11/21-30/11/21) START : 22 MARCH 2021 END : 02 NOVEMBER 2021 [DON'T COPY MY STORY]
hanya untuk bunda by KoboyKoboy9
9 parts Complete
"Gak usah sok suci deh, lo itu J***NG TAU GAK" teriak azzam keras, setetes air mata mengalir dari mata liyya, mendengar teriakan azzam yang begitu menusuk "gue kira bocah polos kayak lo tu emang beneran tulus, tapi ternyata gue salah, lo udah manfaatin muka polos lo itu buat nge bodohin gue IYA" belum sempat liyya menjawab azzam sudah kembali meradang. "Lo gak mau sama gue karena gue belum Kaya kan, jadi lo gak bisa foya foya kalau sama gue, dan lo malah sama om om itu supaya lo bisa punya banyak duit" sentak azzam keras, tanpa memperdulikan tatapan anak anak seisi kelas ipa 1, yang menatap azzam syok, apalagi mendengar teriakannya Mereka gak nyangka kulkas 7 pintu seperti azzam bisa banyak bicara kayak gitu "Lo gak mau pacaran sama gue bilangnya lo takut dosa tapi apa, LO MALAH SAMA OM OM ITU, NGAKU LO DIBAYAR BERAPA LO, BUAT BISA MUASIN MEREKA, JAWAB" suara azzam menggema, tak ada yang berani bersuara, semua takut jika azzam sudah mengamuk, bahkan ada yang berlari keluar kelas karena takut. Sedangkan liyya, air mata terus mengalir dari matanya, tanpa memperdulikan apapun liyya menghapus air mata kasar dan beranjak berlari pergi dari kelas. . . . Saat kalian bertanya siapa yang paling ku cinta di dunia ini? Jawabannya adalah bunda Dia bundaku.... Ya aku sangat menyayanginya dari dunia dan seisinya, aku hanya ingin, firman Allah yang kuhafal hari ini, kemarin dan esok, akan mengantarkannya kepada pintu syurga, ingin rasanya aku memasangkan mahkota hafalanku dikepalanya aku hanya ingin tetap bersamanya di dunia dan akhirat, aku hanya ingin melakukan setidaknya aku membalas satu persen dari yang dia lakukan untukku, meski hanya satu persen , aku tak mau memperosokkan dia kedalam jurang jahannam. maka izinkanlah kelak aku memasangkan mahkota ini di akhirat dan di dunia, meskipun kapan waktunya, aku akan berusaha
You may also like
Slide 1 of 9
Hidup di Dalam Bayangan cover
DRAFENZO SHAQUILLE cover
Saujana Sandyakala ~ Completed cover
DAKSA [END] cover
Don't Make It a Wrong Place cover
My Wife cover
RAYAN ✔️ [TERBIT] cover
hanya untuk bunda cover
Destiny ✓ cover

Hidup di Dalam Bayangan

1 part Complete

Prolog Dibawah Pohon Mangga sangat besar dan ditambah ayunan gantung yang menghiasinya membuat gadis kecil saat itu sangat nyaman diposisi memeluk kedua lututnya, ditambah dengan hembusan udara yang sejuk membuatnya hanyut dalam fikiran yang tidak tau apa saat ini yang dia fikirkan. Gadis mungil yang penuh tatapan kosong itu adalah aku. Tidak tau sudah berapa lama aku duduk diposisi saat itu, yang jelas saat aku tersadarkan diri kedua kakiku telah keram. Tidak terasa ada butiran air yang menghangatkan disekitar kelopak hingga ke pipi ku, menyesalkan semua yang pernah terjadi antara aku dan kamu. Proses yang telah membuat kita dekat. Dulu hanya sekedar kamu aku, tetapi nyatanya telah berubah menjadi kita. Dulu hanya sekedar sapa, tetapi nyatanya telah berani saling merindu. Dulu hanya sekedar percakapan biasa, tapi nyatanya sangat luar biasa sehingga tak jarang membuat kita sering bertengkar. Suasana berubah menjadi gelap. Mentari telah menyelesaikan tugasnya saat ini, dan kembali bersembunyi dibalik bumi. Seperti biasa, aku menepati janji ku untuk selalu hadir disini. Meski tampak bodoh, menunggu mu sungguh sangat membuatku lelah. Dan berfikir untuk apa aku menunggu. Nyatanya aku tidak tau dimana tempat dirimu kini singgah.