We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Curhatan Hati

Curhatan Hati

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 15, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Ketika aku melihatmu hatiku ingin berkata "akankah hatimu untukku".(*Azka) Sungguh hati ini tidak kuat untuk menahan desiran demi desiran hati, hati ini belum pernah ada satu orang pun yang bisa membuat begitu berdesir.(*Keysa) Ingin ku kejar kemana pun kamu pergi tapi apalah dayaku yang tidak bisa mengapai kamu yang begitu jauh dari kata sempurna.(*Azka) Aku sadar bahwa ini hanya sebuah perasaan yang timbul begitu saja tanpa sepengetahuanku. Aku ingin menghapuskan rasa yang aneh ini yang begitu tiba-tiba datang kehati yang sunyi ini.(*Kesya) Ya, dialah seorang gadis cantik yang sering dipanggil keysa oleh sahabatnya dikampus. Suatu hari keysa tidak sengaja menabrak seorang laki-laki yang lagi berjalan dengan temannya diperpustakaan induk. Penasaran ayo baca di wattpad kalian. ***
All Rights Reserved
#82
ikhwan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ijbar [Selesai]
  • ASAVELA KIARA
  • LUKA BIASA GADISKU
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Falling in love for the first time
  • SYAKIRA how are you?
  • Maaf' (Revisi)
  • A&K [SELESAI]
  • KANALA (TERBIT)
  • Mas Lauhul Mahfudz ku

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines