Story cover for Anonim by Sendy_FN
Anonim
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Sep 14, 2019
"Jadi, kau ingin kisah seperti apa?" ucapnya seraya memasukkan tangannya ke saku celana abu-abu dengan sabuk hitam itu. Ah, gaya menyebalkan itu lagi. Mengapa dia sangat suka berdiri dengan gaya seperti itu? Maksudku, ini sangat tidak adil! Mengapa dia bisa sangat keren hanya dengan berdiri?

"Apa maksudmu?" ucapku mendongak, menatap mata cokelat hangatnya dengan senyum tipis di wajah yang berhias alis simetri dan bulu mata yang indah, serta poni yang menutupi dahi.

"Walaupun aku bukan sutradaranya, setidaknya izinkan aku mengabulkan mimpimu. Kau ingin apa? Cinta semanis Romeo dan Juliet? Kata-kata seromantis Dilan? Atau apa? Katakan." Ah, seperti adegan di komik saja, mengapa ada angin menghempas poninya? Mengapa itu membuatnya jutaan kali lebih tampan?

"Jika dengan mengabulkan itu artinya kamu jadi milikku, aku siap melakukan apa saja," tandasnya, membuat aku membulatkan mata. Maksudku, hey! apa dia becanda? Aku ini terlalu marimas untuk dia yang starbucks.

Dia berasal dari keluarga kaya, kepopuleran luar biasa, dan ketampanan yang tidak manusiawi, bahkan berada di sampingnya saja membuatku merasa seperti debu yang terbang di sebelah bongkah berlian.

"Hey pinggiran gelas, aku bicara padamu!"
All Rights Reserved
Sign up to add Anonim to your library and receive updates
or
#34kenyataan
Content Guidelines
You may also like
JATUH GAK CUMAN SEKALI by aviershta
18 parts Ongoing
Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.
You may also like
Slide 1 of 10
Because I'm Stupid (End) cover
ROMANCE FROM HIGH SCHOOL cover
Kamu Yang Kusuka cover
RIRI NATARI [END] cover
Stres In Life cover
Partfect cover
36 days with you {saida} [End] cover
Auristela cover
JATUH GAK CUMAN SEKALI cover
Memories in Moon cover

Because I'm Stupid (End)

49 parts Complete

⚠️YANG PLAGIAT DOSA Bagaimana jadinya jika Caramel mempunyai gebetan yang merupakan kakak kelasnya. Namun, yang mengaguminya justru adik dari gebetannya? Akankah Caramel menetap dengan kebodohannya, atau justru Caramel akan berpaling kepada orang yang selalu menyembuhkan luka di hatinya, adik dari gebetannya? And .... Apa kamu mempercayai cinta tanpa alasan? Kamu tahu dia baik, tetapi kamu tidak ingin terlalu lama ada di dekatnya. Adapun orang lain, kamu tahu ada kekurangan dari ujung rambut hingga kakinya. Namun, kamu selalu ingin ada di dekatnya. *** "Kak Galtha, Cara suka sama Kakak!" -Dara *** "Jauhin gue, oke? Gue gak suka sama lo." -Galtha "Kalo gue perjuangin lo, boleh gak?" "Gue bukan negara yang harus lo perjuangin sampe merdeka." *** "Cara, lo memperbesar rasa trauma gue.". -Galaxy *** "Kan, lo tau kalo gue sukanya sama abang lo." "Apa gue salah, kalo gue suka sama lo?" "Gue cuma gak mau nyakitin lo." "Abang gue nyakitin lo, gue yang sembuhin luka lo. Tapi lo pulangnya gak ke gue, lo pulang ke abang gue. Tanpa lo sadari, lo itu udah nyakitin gue." "Gue yang bantu lo berdiri, tapi dia yang lo ajak lari." -Galaxy *** "Gak capek jadi bego terus?" -Galaxy