Story cover for Kumpulan Puisi Bameswara West Java Philoshophy by Bameswara
Kumpulan Puisi Bameswara West Java Philoshophy
  • WpView
    Reads 4,085
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 75
  • WpView
    Reads 4,085
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 75
Complete, First published Sep 14, 2019
Mature
Kumpulan puisi Bameswara seorang seniman kata  tapi tidak banyak orang mengetahuinya, Puisi-puisi di dalam buku ini ada yang bersumber dari blog pribadi maupun puisi terbaru, semoga dari kumpulan puisi  ini Pembaca dapat mendapatkan sebuah informasi dari sebuah rasa seni untaian kata sederhana tapi mengandung makna tersirat dan diharapkan suatu saat bisa menjadi sarana edukasi bersumber dari Kumpulan Puisi Bameswara, West Java Philoshophy.

-Puisi-puisi yang terasaji murni hasil pikir penulis, dibuat dengan kejujuran, keseimbangan, dan juga dengan cinta untuk Pembaca

#JanganLupa
#Vote
#Like 
#Share

_Plagiat Merapat_Dan Dipersilahkan Minggir_Sebelum. Diusir_
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Kumpulan Puisi Bameswara West Java Philoshophy to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Aksara Tak Bertuan  by cahayakamila24
25 parts Complete
Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨
You may also like
Slide 1 of 10
SajakSesak 2 [Arief Aumar] cover
SUARA TINTA (Selesai) cover
Sepenggal Rasa [Complete]✓ cover
SAJAK BERSAYAP cover
Raindu (Hujan dan Rindu) cover
Indonesian Poetry cover
Rintik Rindu cover
blanc et noir cover
Tentang Kita cover
Aksara Tak Bertuan  cover

SajakSesak 2 [Arief Aumar]

199 parts Complete

[Arief Aumar Purwanto] "Jika kamu mendapati aku masih membuat tulisan perihal kamu. Berarti hati dan pikiranku masih bermain-main dengan luka yang pernah hadir di masa lalu." #12 in Sajak (01-12-2018) #15 in Puisi (30-11-2018) #12 ini Sastra (01-12-2018) °°° (SajakSesak) Sebuah karya tulis seri kedua yang ditulis oleh Arief Aumar Purwanto. Lihat juga SajakSesak seri pertama di @Ariefaumar16. Jangan lupa vote dan comment-mu. Setiap apresiasi yang kamu beri; setiap jejak yang kamu tinggalkan, adalah sebuah bekal yang barangkali bisa kekal. Terima kasih, selamat membaca. ••• Update setiap hari (InsyaaAllah).