Pregnancy (HIATUS)

Pregnancy (HIATUS)

  • WpView
    Reads 832
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 26, 2020
[ON-GOING] David alexander hogen adalah seorang pengusaha sukses dan terkenal yang memiliki banyak cabang perusahaan di berbagai macam negara, dan dirinya yang sering muncul di laman surat kabar selalu menarik banyak minat para wanita maupun pria yang melihatnya. Siapa sangka,dia yang mempunyai paras tampan dan bisa di bilang mendekati kata sempurna sudah memiliki seorang istri dan memiliki gender yang sama dengan dirinya,Daniel. Daniel Albert Silaban sendiri seorang chef sekaligus istri dari David, hubungan mereka yang sangat bahagia dan harmonis banyak mengundang perhatian dari banyak pihak, Sampai suatu saat. konflik datang di hubungan mereka. "Kau punya hubungan dengan dia?" "Kau tidur dengannya?" "Kau menyakiti ku" *** Warning!!🔞 Cerita ini mengandung unsur boyslove/homo/gay, bagi yang belum terbiasa dimohon untuk tidak membacanya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hurt To Love You
  • Do Me Right || MPREG ✅
  • DION DAN GABRIEL (BXB)
  • Gw Hamil ?! ✔️
  • [BOOK 1] The Villain Wants To Repent (BL)
  • [END] Drowned by Sweetness

Mpreg Gay story Homophobic ? Gak usah baca ! Highest rank #122 in romance •-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-•-• "Bagaimana kalau terjadi apa-apa denganku ? Apa kau masih mau denganku ?" Ucapku dengan pelan. Aku berusaha menatap tepat dimatanya. "Tentu saja aku akan menerimamu." Aku tersenyum mendengar jawabannya. Semoga ucapannya benar. "Ba-bagaimana jika aku hamil ?" Ucapku gugup sambil kuelus perutku yang masih rata. "Hamil ? Hahaha kau seorang pria." Apa di tak percaya padaku ? "Aku serius. A-aku hamil." Kuserahkan sebuah map padanya. Itu adalah sebuah bukti yang sangat kuat. "Kau gila ! Aneh ! Tidak mungkin kau... argh ! Bagaimana bisa ?!" Dia membanting map yang kuserahkan padanya. Dia pergi. Meninggalkanku dengan hati yang cukup sakit. Ternyata benar. Ucapannya barusan salah. Dia tidak menerimaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines