THE DAWN
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Sep 22, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"You, who appear in my sporadic life I will make you mine in the next life." A/N Sebuah cerita fiktif berlatar belakang zaman feodal. Isi, tokoh, alur dan konflik murni imajinasi penulis dengan meminjam beberapa latar sejarah sebagai bahan dasar pendukung cerita. It's a romance story. [On going]
All Rights Reserved
#249
cerbung
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Back to place, princess
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Free Lady : Alternis Time
  • THE BROKEN CONCORD
  • Legacy of Velmora Season 1
  • True Love
  • We Belong to Each Other
  • The Past Keeper : Naserin Dante

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman