H. O. P. E

H. O. P. E

  • WpView
    Reads 254
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 19, 2021
Berada di situasi yang saling memanfaatkan membuat Ragaz tak sadar bahwa dirinya sudah jatuh kedalam dekapan seorang Nathya Faradiba, sayangnya dirinya tak ingin mengakui bahwa dirinya mempunyai rasa terhadap Gadis berambut pendek tersebut. "LO SALAH, KALO LO PIKIR GUE DEKET SAMA LO KARENA GUE SUKA, LO SALAH BESAR! Gue ngelakuin ini semua supaya Edgar bisa ngejauh dari lo dan bisa nerima Khansa!" "BOHONG! KAKAK PASTI BOHONG!!" "Terserah kalau lo gak percaya. " Lelaki tersebut meninggalkan Gadis bersurai coklat tersebut dengan perasaan yang tak dapat dirinya sendiri pahami.
All Rights Reserved
#76
edgar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Aderaga [ON GOING]
  • Nedrian's Sibling [Book 3]
  • Cahaya Fajar [SELESAI] ✔️
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • ARGA [TAMAT]
  • Senja Jadi Sendu (END)
  • Me And Myself {Completed}
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • GHEVANIO[On Going]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines