Keindahan Fajar

Keindahan Fajar

  • WpView
    OKUNANLAR 3
  • WpVote
    Oylar 0
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Paz, Eyl 15, 2019
WpInfo
Şiir
Disaat kelopak mata masih lemah untuk membuka Disaat gejolak jiwa masih lelah untuk siaga Mendadak naluri memaksa raga untuk terjaga. Tak biasanya Aku terbangun sepagi ini Tak biasanya Aku ingin keluar dari rumah untuk memandang sang Mentari. Aku tertegun, Sejak kapan, Cahayanya begitu hangat Sejak kapan, Pesonanya begitu indah Sejak kapan, suasananya begitu tenang. Aku terlamun, Kenapa bisa, baru sekarang Aku menyadarinya Kenapa bisa, baru sekarang Aku merasakannya. Ku biarkan kedua mata memejam Ku kosongkan pikiran lalu mengambil nafas yang dalam Ku rentangkan kedua tangan lalu berdiam. Oh Tuhan.. Fajar yang Kau ciptakan ini begitu indah Derai hembusan angin layaknya di surga, kicauan burung-burung yang menggoda Cahaya hangat yang menenangkan jiwa serta panorama yang memanjakan mata Semuanya senada. Terimakasih Tuhan, Karena Kau telah memperlihatkan Aku, apa itu Fajar yang sesungguhnya. Terimakasih Tuhan, Karena Kau masih membiarkan Aku untuk merasakan Fajar hingga saat ini. Terimakasih Tuhan, Berkat Fajarmu, Kini Aku semakin semangat untuk menjalani hari.
Tüm hakları saklıdır
#360
alam
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Langit Malam
  • C L O S E R . [REVISI]
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • between love and edelweiss 2 [END]
  • THE UNYIELDING  [END]
  • She(r)
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi