CALLISTA [ END ]

CALLISTA [ END ]

  • WpView
    Reads 1,099
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 18, 2019
"ketika kehidupan begitu gelap dan begitu tidak adil nya ,semua tampak begitu menyakitkan " callista. "Semua nya hancur hanya dengan satu hal yaitu penghianatan "callista. ENJOY YAH BACA NYA GAYS ,MAAF JIKA ADA SALAH SALAH KATA ATAU DALAM PENULISAN NYA MOHON DI MAAF KAN ,KAN NAMA NYA JUGA MANUSIA BANYAK SALAH NYA KAN ,,,HEHEH ☺️🤭 SALAM DARI ANAK BROKEN HOME UNTUK ANAK HAPPY HOME JAGA BAIK BAIK YAH KELUARGA NYA 😉✌️
All Rights Reserved
#642
someone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Our Emergency Calls
  • TITIK AKHIR.
  • Bayi Dosenku 2
  • My Friend and My Bestfriend
  •  Jauh dari Hangat
  • My Boy [ kth ]
  • ZiAron [END]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines