öde
  • WpView
    Reads 296
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 29, 2020
Hidup dia berbeda dari yang lain. Ia di benci keluarga nya karena dia bodoh, sedangkan kakak nya jenius. Ia mempunyai sahabat, tetapi mereka hanya manfaatkan dirinya. Ia udah tak punya apa-apa lagi untuk bersandar. Untuk menceritakan masalah ke siapa saja tidak tahu, apalagi mencari orang yang mau membantu menyelesaikan masalah? Sampai suatu malam acara sekolah, dia kabur dari acara tersebut dan berniat mengakhiri hidup. Tetapi dia di tahan oleh seseorang yang memiliki masalah juga. Mereka jadi dekat. Akhirnya dia gak sendirian lagi. Tiba saat temannya harus pergi secara terpaksa, dan dia harus berjuang seorang diri lagi. Apakah dia bisa melawan semua ini? Atau kah dia harus menyerah dengan 'takdir'? Kenalin, namanya ialah Cassie Eileen, dan ini kisah tentang kehidupan nya.
All Rights Reserved
#11
kiara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • KEPERGIAN SENJA
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • ARDHANI [ On-going ]
  • Our Times (Completed)
  • Alur Kehidupan [REVISI]

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines