LoveStory

LoveStory

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 13, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Fano tunggu!" Fano membalikkan tubuhnya menghadap audi,dan Cupp... Yaah audi mencium bibir fano,entah mengapa ia bisa melakukan hal ini,sadar akan tingkahnya yang aneh ia lalu mendorong tubuh fano ke luar dari rumah lalu buru buru ia menutup pintu dan menguncinya. "Gilaa!gua udah cium fano!duuh gimana nih?!dia marah nggak yah?atau dia bakalan ilfeel sama gue?!" "Nggak!!ini pokoknya salah dia! fano!!kenapa lo ganteng banget sih?jadi gemeshh kan gue pingin cium lo lagi tau nggak?!" Penasaran?lanjut baca aja yaa:)
All Rights Reserved
#30
fano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lo, Tunangan Gue !!! [Sudah Terbit]
  • Rumah Tanpa Atap
  • Sehun, I Want You!
  • Angel(o)
  • Love in Silence
  • Silent Heart!
  • Become a Parent's [END]
  • BABY BOY ( REVISI SEKALIAN MENYUSUN PART END )
  • ALSTARAN [END]
  • Crazy Student and Bad Teacher

[Tersedia di toko buku terdekat. Beberapa part sudah dihapus] Fani membenci Reihan Nathaniel setengah mati. Cowok playboy yang selalu menjadi most wanted di kampusnya. Bagaimana bisa Tuhan menciptakan cowok seperti Rei yang tidak bisa menghargai cewek? Bukan. Bukan karena cowok itu berlaku kasar atau apapun. Tapi karena cowok itu terlalu lembut dan membuat hampir semua cewek di kampusnya bertekuk lutut pada pesona -yang menurut Fani justru sangat menyebalkan. Kenapa juga orangtuanya memintanya untuk bertunangan dengan cowok itu? Dan yang lebih menjengkelkannya lagi, kenapa Rei harus menerima pertunangan mereka? Karena sebuah alasan, Rei harus menyetujui permintaan orangtuanya untuk bertunangan dengan Tiffany Adelia. Cewek yang ternyata adik tingkatnya di kampus dan cewek yang ternyata membencinya setengah mati. Tapi Rei berusaha untuk bersikap tenang demi rencananya. Karena ternyata, cewek itu juga pernah terlibat secara tidak langsung dengan masa lalunya. "Sampe tujuan gue berhasil aja, Fan. Setelah itu, gue pasti lepasin lo." Tapi belum juga berhasil, hatinya justru berontak dan membuat rencananya hampir gagal. Atau mungkin sudah gagal? Karena tanpa sadar, dia selalu ingin orang lain tahu tentang statusnya dengan Fani. Bukan lagi untuk keberhasilan rencananya, tapi untuk hatinya agar cewek itu tetap tinggal di sisinya. Fani menatap Rei tajam. "Lo nggak punya hak buat ngatur-ngatur gue." "Gue tunangan lo, kalo lo lupa." "Kita cuma pura-pura, kalo lo lupa." "KALO GUE BILANG JANGAN JALAN SAMA DIA, YA BERARTI JANGAN JALAN SAMA DIA!! JANGAN BIKIN GUE TAMBAH MARAH, FAN!!" bentak Rei sambil menonjok dinding.

More details
WpActionLinkContent Guidelines