LAW TISMA'IY

LAW TISMA'IY

  • WpView
    Membaca 890
  • WpVote
    Vote 57
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Nov 16, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Aku pikir memaafkan mu sama seperti menyakiti diri sendiri,ternyata itu adalah obatnya. Bayang-bayang wajah yang tersakiti membuat tidur asokka tak pernah nyenyak. Bumi yang ia pijak masih merekam betapa kejamnya kegelapan yang membuat Asokka beralasan. Hidup Asokka tidaklah biasa. Terhimpit kelam yang menakutkan dan suara tangis pilu yang membawanya pada kesendirian saat ini . Hidupnya tak dapat menghadirkan seorang wanita,walaupun para wanita nyaris mencelakai dirinya karena bersikeras berebut pesonanya. Kegelapan tak dapat mengelak ketika rembulan itu datang melenyapkan kelam. Asokka terpaksa terbawa alur seorang wanita untuk membuatnya tahu bahwa suaminya telah tiada, menjadi lika-liku baru bagi Asokka. "Dan seseorang yang disebut ayah,telah menyiksa dirinya dengan mencintaiku," Plagiat! Minggir.......
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#19
songlit
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Aku Yang Tak Dianggap
  • Rindu
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • Raina Maramitha
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • THE UNYIELDING  [END]

Bagaimana rasanya ketika sah sebagai yang pertama tapi hanya sebatas diatas kertas? Bagaimana rasanya ketika perhatian sang suami lebih banyak tercurah untuk istrinya yang lain? bagaimana rasanya jika kamu seharusnya menjadi ratu di rumahmu, tapi di perlakukan seperti pelayan? Bagaimana rasanya ketika kau hamil anak suamimu tapi kau malah di tuduh selingkuh? Bagaimana rasanya ketika semua rasa sudah hilang, semua yang menyakitimu kembali menemuimu dan memintamu kembali? "karna aku tahu, bagaimana rasanya tak dianggap sama sekali, mungkin perkataan maaf memang cukup, tapi lubang itu akan terus membekas" -Sabrina Dewina- "maafkan aku yg bodoh, mengabaikan mu, menyakitimu, dan yang paling ku sesali, kamu pergi disaat aku sudah menyadari kalau aku teramat sangat membutuhkanmu dan kamu mungkin tak akan pernah kembali lagi...padaku" -Satria Arsaka- entah, ide itu muncul begitu saja maaf hanya sekedar tulisan seorang penulis kacangan, ojo baper... pendek aja paling gk nyampe 20chapter 🙈 -Mamicha-

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan