Story cover for One Precious Month by cuutiegirll11
One Precious Month
  • WpView
    LECTURAS 39
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 39
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado sep 17, 2019
Bersahabat dari kecil tapi tak berkomunikasi hingga sekarang. Dipertemukan dalam kompetisi yang membuat mereka saling berebut kemenangan layaknya dulu. 

Libur satu bulan, membuat Rahma ingin sekali berlibur disana. Arief pun ingin menemani dan menjaganya dari daerah yang lama tak menginjakkan kaki disana. 
Rahma tak mau menyia nyiakan kebersamaan nya bersama Arief. 

Satu bulan yang berharga

. 
.
.
. 

Silahkan dibaca! Jangan lupa divote and comment ya! 😍
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir One Precious Month a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
FRIEND'S cover
DEVIAN [END] cover
Ara & Ari √ cover
Me And Arza [REVISI] cover
Anything For You cover
Tox(shit) cover
vanquishu cover
DAMN (GxG) cover

PROSA "Proyeksi Rasa" [END]

32 partes Concluida

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?