Gavriel

Gavriel

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 21, 2019
Coba kalian bayangkan bagaimana jika seorang gadis mengejar seorang laki-laki demi cintanya terbalaskan.Bagaimana harga dirinya direndahkan demi cintanya terbalas. Bagaimana jika jutaan waktu terbuang secara sia-sia demi cintanya terbalaskan. Apa ia tidak lelah? Apa tidak malu harga dirinya jatuh? Padahal diluaran sana banyak kaum pria yang menyukainya. mengapa dia mempertahankan yang tidak ada kepastiannya. Dan terlebih lagi dia mencintai lelaki yang tidak punya hati nurani, sombong, arogan,dingin, suka merokok dan hal yang buruk lainnya. BODOH BUKAN?
All Rights Reserved
#107
end
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Numbness (selesai)
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • Independent of Love (Selesai)
  • Alphabet
  • LIAR [SELESAI]
  • Adam dan Audrey
  • First Love And Last Love(�✔)🔚
  • Broken
  • Pelangi Untuk Hazelia
  • GILANG [SUDAH TERBIT]

Highest rank : #1 in boyfriend [15 januari 2019] "Jauh-jauh dari gue!" Ia mengibas-ngibaskan tangannya, seolah mengusir. Mau tidak mau Adel menurut, ia mundur dengan senyuman yang masih mengembang. "Jauh lagi!" Adel mundur lagi. "Lagi!" "Terus, lagi!" Adel terus mengikuti ucapan Bagas, dan senyumannya semakin lama kian sirna. "Udah, stop! Lo harus jaga jarak sama gue kayak gini. Kalo lo berani deket-deket, kita end!" sungut Bagas sambil memperagakan gaya menggorok leher. Bibir Adel mengerucut. "Ih, gue jadi kayak penguntit tau nggak, Gas?!" "Gas gus gas gus! Lo kira gue elpiji!" ucap Bagas tak terima dengan namanya yang disingkat-singkat dan malah jatuhnya seperti gas elpiji. Adel cengengesan. "Jadi, gue manggilnya apa, dong? Ba? Atau..... Sayang?" -------- Copyright 2018 @windchenchaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines