Story cover for because there's by Rei0419
because there's
  • WpView
    Membaca 18
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 18
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Sep 17, 2019
Tak ada yang tahu dia siapa setelahnya, dia hanya menghabiskan waktu untuk pergi mengabaikan hal yang terjadi di masalalu, di bantu satu-satunya sahabat yang di anggap kakak lelaki untuknya, dia adalah Night fox.

"T-tolong lepaskan aku !! a-aku tak punya masalah denganmu !!!" 
Permohonan yang hampir selalu dikatakan oleh setiap orang yang bertemu dengannya. Seolah dia yang bisa menjadi pemegang kunci penyelesaian dari segala pemegang.

"Ah...maafkan aku, aku terlalu menyukai ekspresi yang kau buat saat ini, jadi aku tidak tahan untuk melepaskanmu"
Nada itu terdengar menyesal tetapi senyum tak pernah hilang dari wajah cantik itu, dia mengangkat tangannya untuk menyelesaikan yang selanjutnya.

"Adik, kenapa kau selalu suka bermain ?"
Tanya seorang pemuda yang muncul di sudut gang, wajahnya tak terlihat karena tertutup kegelapan malam, yang memang saat ini sedang mendung.

"Kakak, aku hanya suka melihat wajah mereka saat mereka memohon"
Diiringi dengan senyum lembut nan indah seperti bunga di musim semi yang baru datang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan because there's ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#211psychology
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
F A K E ? [End] oleh zeevadeva__
58 bab Lengkap
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Eshal Renjana (Lengkap)✔ oleh Nana_Kiyowoo
56 bab Lengkap
"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Edgar : Between Chaos and You  cover
NERD [END ✔️] cover
The Dark Side(END) cover
Say My Name cover
XTEG  cover
Ketika Waktu Bersamamu cover
Become a Parent's [END] cover
F A K E ? [End] cover
Eshal Renjana (Lengkap)✔ cover

Edgar : Between Chaos and You

23 bab Bersambung

"Namanya Edgar Almero Damothra," kata Leonar sambil nunjuk layar, ekspresinya kayak detektif nemu penjahat kelas kakap. "Ingetin baik-baik. Jangan pernah sedikit pun berurusan sama dia! Jangan." "Kenapa? Dia vampir?" Ck! Leonar geleng kepala kayak kipas angin rusak. "No! Dia itu rajanya Bastadja, Tha. Kalo lo liat dia, lagi jalan sendiri, atau apa kek yang kira kira dalam satu lingkaran sama dia. Langsung puter balik! Serius. Jangan Papasan." Agatha ketawa kecil. "Lebay." "Lebay kepala kau! Ini beneran!" "Yaelah, kalo gue gak nyari masalah ya aman-aman aja kali. Masa harus kabur segala?" Leonar narik napas panjang kayak abis lari satu stadion. "Mending lo dengerin gue. Demi keselamatan mental dan jasmani lo." Dan Agatha, seperti remaja biasa yang belum sadar hidup akan diguncang... cuma ketawa. "Iya iya. Lagian gak mungkin juga gue berurusan sama dia." *** "Deforsio bukan sekadar geng. Mereka legenda hidup di Bastadja. Kalau lo liat mereka jalan bareng, semua lorong sekolah otomatis sunyi. Lo bisa bilang mereka kayak pasukan elite dari dunia lain. Terlalu sempurna, terlalu jauh buat disentuh!"