My Real Life

My Real Life

  • WpView
    Reads 688
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Aku Aku perempuan yang tak pandai dalam berbicara Dulu aku bisa berbicara di depan orang banyak Dulu Hanya dulu Ini tentang apa yang tak bisa aku bicarakan di depan orang banyak Si pendiam yang bodoh Si jelek tak punya kemampuan Ini hidupku ini sebuah fakta tentang hidupku Si pendiam yang ingin bicara dan di dengar Sekarang lihat dan baca Coba untuk pahami si pendiam ini Atau si penghianat ini Si cupu yang bodoh
All Rights Reserved
#35
catatanharian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • My ice girl
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Just My Feelings
  • Cold ✅ (SELESAI)

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

More details
WpActionLinkContent Guidelines