Fanja
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 5, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
" Tadi sama siapa pergi ke ultah shalsa? " tanya pria berperawakan tinggi dengan suara bass yang ia miliki " Sama aldo " " Kok sama dia? Kenapa ga minta aku aja yang antar? " " Nih yaa, emang kamu tau dimana rumah temen aku? Aku aja ga tau apa lagi kamu " pria itu hanya berdecak kesal sedang kan didepan nya nampak sebuah senyum kemenangan dari gadis berambut pendek yang menjadi lawan bicaranya " Ck, aku masih nunggu loh jawaban kamu " " Jawaban apa fajar? " gadis berambut pendek tadi nampak bingung dangan peryataan dari pria yang ada di depannya ini " Astaghfirullah senja " pria yang disebut namanya dengan fajar tadi nampak frustasi menghadapi gadis lemot didepannya ini Skuyuu bacaaa ^_^
All Rights Reserved
#467
cool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Antara Fajar Dan Senja [TERBIT]
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • KOSTAN JANUARTA
  • Only You
  • SENJA [ SUDAH TERBIT ]
  • ALESYA (END)
  • Amor Almira
  • ketika senja menyapa
  • The Beauty Inside(Complete)

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines