Biarlah Takdir Yang Menentukan

Biarlah Takdir Yang Menentukan

  • WpView
    Reads 916
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Fatimah Az-Zahra ta'aruf yuk!"ucap syafiq dengan kesungguhan "Oke gw terima"ucapan Ara membuat senyum Syafiq terukir sangat indah "but in a dream"teriak ara dengan tawa jahatnya dan langsung meninggalkan Syafiq Assalamualaikum zeyeng apa kabarnya nih? ana kembali lagi membawa cerita perjuangan seorang cowok yang notabennya anak baru dan alim mengajak ta'aruf seorang bad girl yang bedaknya kaya kue lapis...tebel buaanget Aneh sih bad tapi bedaknya kaya cabe,tapi inilah Fatimah Az-Zahra yang akrab dipanggil Ara dan tak pernah mau dipanggil Fatimah Az-Zahra Akankah Syafiq azzamy bisa menaklukan hati seorang Fatimah Az-Zahra? Yang penasaran kelanjutannya langsung baca yuk!!!
All Rights Reserved
#6
syafiq
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASTAGHFIRULLAH, GUS AFZAL!
  • TAKDIR CINTA ALLAH [ON GOING]
  • Ta'aruf dalam Sunyi
  • Ijbar [Selesai]
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • COLD & SENGKLEK GUS (END)
  • Gus Halalku
  • ELSHANUM AZ-ZAHRA (COMPLETE)
  • ALIF (TERBIT)
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS

"Saya hanya gadis biasa yang gemar menulis, gus. Jadi, maaf jika saya hanya bisa mengabadikan sosok gus Afzal dalam sebuah tulisan." *** Nazillasya Az-Zahra. gadis biasa yang sangat suka dengan sastra. gadis dengan banyak rahasia dibalik senyumnya. salah satu cita-citanya adalah, menjadi penulis yang bisa mengabadikan banyak peristiwa dalam karyanya. menjadi seorang santriwati, tentu sedikit menganggu hobinya. namun, itu tidak menjadi alasan untuk Ia berhenti menulis. Athallah Afzal Al-Hafidz. putra sulung dari salah satu Kiyai besar pemilik Pondok Pesantren As-Syifa. lelaki bersifat dingin, cuek, dan tegas. seorang gus, yang diam-diam mengagumi salah satu santrinya. *** "Terimakasih sudah mengabadikan saya dan cinta saya, di sebuah karyamu, Nazilla."

More details
WpActionLinkContent Guidelines