Imperishable

Imperishable

  • WpView
    LECTURAS 759
  • WpVote
    Votos 44
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 27, 2020
Brama terpesona pada pandangan pertama saat bertemu dengan Lamia. Kecantikan gadis itu membuat logikanya tidak bekerja seperti biasanya. Berbagai keanehan yang kemudian terjadi di sekolahnya, membuat orang-orang di sekitar Brama, berpikir bahwa ada kejanggalan dalam diri Lamia. Nancy, mantan kekasih Brama, berjuang keras untuk menyadarkan Brama bahwa Lamia bukanlah gadis yang pantas untuk menggantikannya. Dan usaha Nancy, berujung pada mimpi buruk yang membuatnya semakin penasaran tentang diri Lamia. Pada akhirnya Brama menyadari bahwa kecurigaan teman-temannya memang beralasan. Dia menuntaskan rasa penasarannya dengan mendatangi Jonnie, cowok yang pernah menganiaya Lamia. Sayangnya Jonnie sedang dalam keadaan stres berat, sehingga Brama meminta tolong pada Johan, adik Jonnie. Saat itulah mulai terkuak misteri cerpen bergambar wajah Lamia.
Todos los derechos reservados
#109
novelhoror
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Rumah Tanpa Atap
  • Last Memory
  • Heartbeat
  • High School, High Hopes // Haechan
  • TROUBLED
  • Kayla
  • Kutukan Tumbal
  • implicit : it's just you and me
  • Viona & Viola

Dua orang dengan latar belakang berbeda namun, dipertemukan untuk saling melengkapi.sikap Hana setelah hijrah dari masa lalunya banyak menginjak bebatuan kehidupan. Suatu saat Hana sedang terbaring lemas setelah dibuli oleh temannya.Disaat terbaring lemas di atas kasur seorang perempuan masuk.Percakapan pun berlangsung tapi setelahnya dia langsung membekap hidung dan mulut Hana. Leo yang melihatnya langsung menegur dan dengan cepat perempuan itu mengadu kepala Leo dengan piring kecil.Suara di kepala Leo selepasnya hening.Cepat-cepat dia harus bangun dari sakitnya.Melihat Hana yang sedang terengah-engah memancing simpati Leo dan mengurungkan niat untuk mengejar cewek itu. "Lu enggak apa-apa kan?" "Enggak,aku baik-baik aja"dengan napas yang terengah-engah. "Lu ngomong baik-baik aja!?"timpal Leo yang gak ngerti cara pikir Hana.Padahal baru saja dia dibekap dengan bantal.Kalau saja Leo enggak datang atau terlambat mungkin Hana hanya tinggal badan saja Gimana cerita lanjutnya?mari baca kisah mereka di sini.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido