We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kisah yang Merusak, Kasih yang Merasuk.

Kisah yang Merusak, Kasih yang Merasuk.

  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 28, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Jangan lupa bahagia, meski luka selalu hadir dan menyapa. Semoga kuat dalam menjalani hari, meski masih terasa sakit dalam hati. Selamat menyelamatkan diri sendiri. Aku lebih senang kau tetap menghilang. Karena semua yang hilang akan kembali Meski datang dalam bentuk kenang. -syaiful mulk september 2019 -Masih ada bagian bagian yang belum tertulis. *mohon maaf jika ada kesalahan kata Mohon bimbingannya. Karena ini adalah catatan awal saya. Terimakasih.
All Rights Reserved
#23
aksarakata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sudut Luka Nazea
  • LENGKARA
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • REGRET [END]
  • Rangkaian Kata 2 (Completed)
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • AKU MENERTAWAKAN LUKAMU? || TAMAT
  • RUANG DEPRESI [ END ]

"ketakutan terbesar seorang anak adalah perpisahan orang tuanya. Kehilangan mama dan papa sama halnya dengan kehilangan seluruh napas. Enggak ada mama sama papa rasanya sunyi dan hampa, rasanya berkali-kali lipat lebih sakit dari apapun. Dunia juga terasa sudah tidak berarti." ~Queenza Nazea Azalea ˚₊‧꒰ა☁️☁️☁️໒꒱ ‧₊˚ Di ajarkan melangkah, meski tertatih-tatih dan berujung jatuh. Di latih menapaki tangga meski berulang kali terhenti karna lelah. Bagi nazea, hal yang paling menyedihkan adalah ketika dihadapkan dengan kehancuran keluarga. Nazea benci perpisahan. Karena nazea tidak suka di tinggalkan. Nazea benci sendirian, karena nazea kesepian. Namun, apa yang sudah retak, akan tetap pecah. Pada akhirnya, meskipun nazea tidak suka, nazea harus menerima. Ada yang mengangkat tangan tinggi-tinggi seraya menjerit tak sanggup, ada yang menyembunyikan kepedihan sekuat mungkin sembari terus menerus mengulas senyum. Karena hanya diperuntukkan dua pilihan, bertahan atau menyerah? Atau lebih tepatnya, mampukah berdiri di atas ubin keikhlasan? "lagi, dunia kembali mempermainkan hidupku. Namun, sampai kapan?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines