Story cover for Seminggu 7 Hari by FahmiPuth
Seminggu 7 Hari
  • WpView
    LECTURAS 91
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 91
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
Concluida, Has publicado sep 18, 2019
Contenido adulto
Setidaknya aku sudah berusaha, lalu nyatanya jika kita tidak bisa bersama. Ini juga bukan karena salahmu, ini haknya Tuhan. Mungkin ia begitu cemburu jika kita terlalu larut dalam kesenangan. Yang ada kita perlu terima bahwa kita harus berbagi perasaan. Untukku, untukmu dan untuk-Nya. Dan memang begitulah porosnya.
Dan jika akhirnya aku dan kamu tak bisa menjadi kita. Tak bisa bersatu selamanya, haruskah kita menjadikan Tuhan sebagai tersangka?
Ini bukan kisah cinta Qais dan Laila tapi ini tentang cinta kita yang perlu banyak belajar dari mereka.  
	Dan seandainya cinta ini suatu dosa, maka aku akan belajar banyak dari Kisah Thalhah yang begitu mencintai Aisyah, yang tak bisa bersatu walau cinta terus tumbuh didada. Selamanya.
	UtiaNadira... perempuan yang lebih dari sekedar kata indah.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Seminggu 7 Hari a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Skenario Allah yang Terindah (END)  de aksarannisa
50 partes Concluida
[HARAP FOLLOW SEBELUM BACA] My first story ya, maaf kalau bagian bagian awal rada amburadul, bakal direvisi setelah cerita selesai, [mohon hargai setiap part dengan bintang] Enjoy this story gaes, PLAGIATOR MENJAUH, yang plagiat, istighfar dan ingat Allah ya, Allah maha melihat, Takdir, itu adalah dari sang pencipta Entah itu baik ataupun buruk bagi kita setidaknya itulah garis hidup yang harus dijalani, Bukan tanpa alasan aku memilihmu karena aku yakin apa yang Allah tujukan untukku adalah yang terbaik, kita memang dua orang asing yang dipaksa mengikat rasa padahal ada hati yang harus dijaga, diatas nama 'perjodohan'lah kita dipersatukan dalam sebuah ikrar. Aku bukan wanita baik, ataupun menarik aku hanyalah wanita akhir zaman yang membutuhkan sandaran keagamaan dan sebuah masa depan impian bersamamu kekasih pilihan. (Nabilla Zahratussalma) Membagi hati tak semudah yang dimengerti karena hati ini sudah terisi oleh sebuah nama yang lebih dahulu terpatri, hanya alasan berbakti, maka aku mengerti dan menerima sebuah hati yang baru ini. Saya percaya takdir, namun saya tidak bisa menerima dan mencintaimu sepenuh hati karena ada puan yang saya nanti, saya hafidz quran tapi maafkan perilaku saya yang tak berperasaan, semoga kamu tau arti sebuah kebencian yang mungkin berbuah kecintaan. (Ghani Alfarizy) Skenario Allah adalah sebaik baiknya rencana, yang tak dapat diperkirakan oleh manusia. DONT COPY THIS STORY Follow ig nisa @annisa_laylia :)
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT cover
IKHLAS (Lengkap Versi Wattpad)  cover
Takdir Sang Arsy [SUDAH TERBIT] cover
✔️CINTA-CINTA-AN [SELESAI] cover
Anatasya cover
Cinta Dalam Diamku cover
Skenario Allah yang Terindah (END)  cover
Sehelai Hijab Penghantar Rindu cover
ADEUS  cover
DEAR SYIFA [TELAH TERBIT] cover

Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT

21 partes Concluida Contenido adulto

Lila pikir dia akan bahagia bersama Dewa, pria yang telah di utuskan sang Ayah menjadi suaminya sebelum sang Ayah meninggal dunia. Lila masih mengingat kata kata sang Ayah bahwa Dewa lah yang akan menjaganya, yang akan selalu ada untuk Lila kapan pun itu. Namun, semuanya tidak seperti yang Ayahnya katakan. Dewa adalah pria yang tidak pernah peduli dengannya. Dewa yang selalu tak menganggap dirinya seorang istri. Seandainya Dewa mengerti dengan posisi Lila, seorang gadis yang begitu penurut namun rapuh. Seolah tak ada tujuan hidup hanya karena dirinya begitu hampa. Lila pikir Dewa yang akan menjadi tujuan hidupnya. Seseorang yang mampu membuatnya tetap semangat menjalani kenyataan. Namun, semuanya hanya semu. Lila yang merasa di sia siakan berhenti untuk berharap kepada Dewa , berhenti untuk menangisi Dewa dan menyerah untuk kisah selanjutnya. ..................... " Rasa sakit ini tak akan pernah terobati. Tetapi, walaupun kamu melukai ku hingga aku lelah. Aku tidak pernah menyesal telah mencintai mu. Aku tidak pernah menyesal mengenal mu. Aku tidak menyesal karena telah kamu sakiti. Aku telah jatuh cinta, sampai kapan pun begitu. Hingga akhir sisa nafasku, aku akan selalu mencintaimu, Mas Dewa "