Catatan Hati Dyra:

Catatan Hati Dyra:

  • WpView
    LECTURAS 75
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 25, 2020
WpInfo
No ficción
Bagaimana kita menjalani hidup?. tentu beragam. Setiap orang menjalani hidupnya dengan sebaik-baiknya. Sebagian kecil merancang hidupnya, sebagian besar sekedar menjalaninya saja. Aku satu diantara yang merancangnya. Karena hidup terlalu berharga, maka merancangnya adalah ikhtiar kita menjalani anugerah kehidupan ini dengan sebaik-baik Tak perlu merisaukan yang sudah terjadi dan yang akan terjadi. Karena kita hanya sekedar perancang hidup. Yang telah terjadi mutlak Keputusan Nya. Dan Yang akan terjadi Mutlak Keputusannya. Temukan ceritamu disini dan Rancanglah hidupmu kembali.
Todos los derechos reservados
#249
spirit
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • THE LIGHT AND SHADOW
  • Story of My Life (Kelesah)
  • Detik Datang Dan Pergi
  • 𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾
  • Tutorial Berpikir Benar untuk Pemula
  • Dunia Alana
  • Merajut Mimpi Dengan Seutas Tali
  • Perjalanan Cintaku...

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido