
Dan tibalah kedua tim di lapangan Peak Merdeka.Tiba-tiba Bruno datang dan berkata"Hei apakah kalian ga takut?."Ga usah sombong kau,kita buktikan pada sore ini tim siapa yang cupu"balas alucardi. Sebelum pertandingan dimulai Bruno meletakkan jimatnya di tepi gawang.Pertandingan pun dimulai.Baru menit pertama Pochinok Fc mendapat peluang lewat tendangan Roger yang keras mengarah kegawang tetapi tiba-tiba berbelok arah karena efek jimat Bruno."Loh,kok bisa belok?"tanya Roger keheranan..Bruno hanya tersenyum.Karena tim Pochinok lebih tinggi skillnya daripada tim captown,tak heran jika Captown harus menerima serangan bertubi-tubi dari Pochinok FC dan Captown FC tidak bisa menyerang gawang Pochinok FC.Tapi lagi lagi serangan Pochinok FC tidak membuahkan hasil,dan yang parah lagi satu pun dari seribu tendangan tidak ada yang mengarah ke gawang.Chou pun bertanya pada Zilong."Aku heran kenapa ketika kita shooting bola tidak ada bola yang mengarah bola kegawang?"."Iya,aku juga bingung"balas Zilong.Babak pertama berkhir dengan skor 0-0. Babak kedua pun dimulai.Karena lupa Bruno tidak memindahkan jimat nya kegawang mereka di babak kedua,alhasil,jimat Bruno berada di gawang Pochinok FC di babak kedua.Gusion sebagai kiper Pochinok FC menemukan jimat itu dan berkata "Chou sini,apaan ni?"."Oooo,pantas gawang mereka ga kebobolan,ternyata"kata Chou.Karena tanpa jimat dan terus diserang,gawang Captown FC berhasil kebobolan sampai sekor berakhir menjadi 25-0 kemenangan buat Tim Pochinok."Ini semua salah Bruno,kenapa menantang tim yang lebih jago dari kita,dan parah kamu pake jimat segala,kita yang malu sekarang,ini rencanamu?,"kata Gatot".Iya huuuu"sorak tim Bruno.Dan teman Bruno meniggalkan Bruno sendirian.Bruno pun menyesali perbuatan nya.Chou menghampiri Bruno sambil melempar jimat dan meremeh kan nya,"makan tu jimat,sudah tau kami lebih jago dari kalian,masih nantang pake jimat lagi".Akhirnya tim Pochinok merayakan kemenangan mereka di kedai kopi Tok Aba.Tous Droits Réservés
1 chapitre