Story cover for lanjutan by AkUAlphADwiii
lanjutan
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 19, 2019
   Dan tibalah kedua tim di lapangan Peak Merdeka.Tiba-tiba Bruno datang dan berkata"Hei apakah kalian ga takut?."Ga usah sombong kau,kita buktikan pada sore ini tim siapa yang cupu"balas alucardi.
Sebelum pertandingan dimulai Bruno meletakkan jimatnya di tepi gawang.Pertandingan pun dimulai.Baru menit pertama Pochinok Fc mendapat peluang lewat tendangan Roger yang keras mengarah kegawang tetapi tiba-tiba berbelok arah karena efek jimat Bruno."Loh,kok bisa belok?"tanya Roger keheranan..Bruno hanya tersenyum.Karena tim Pochinok lebih tinggi skillnya daripada tim captown,tak heran jika Captown harus menerima serangan bertubi-tubi dari Pochinok FC dan Captown FC tidak bisa menyerang gawang Pochinok FC.Tapi lagi lagi serangan Pochinok FC tidak membuahkan hasil,dan yang parah lagi satu pun dari seribu tendangan tidak ada yang mengarah ke gawang.Chou pun bertanya pada Zilong."Aku heran kenapa ketika kita shooting bola tidak ada bola yang mengarah bola kegawang?"."Iya,aku juga bingung"balas Zilong.Babak pertama berkhir dengan skor 0-0.
   Babak kedua pun dimulai.Karena lupa Bruno tidak memindahkan jimat nya kegawang mereka di babak kedua,alhasil,jimat Bruno berada di gawang Pochinok FC di babak kedua.Gusion sebagai kiper Pochinok FC menemukan jimat itu dan berkata "Chou sini,apaan ni?"."Oooo,pantas gawang mereka ga kebobolan,ternyata"kata Chou.Karena tanpa jimat dan terus diserang,gawang Captown FC berhasil kebobolan sampai sekor berakhir menjadi 25-0 kemenangan buat Tim Pochinok."Ini semua salah Bruno,kenapa menantang tim yang lebih jago dari kita,dan parah kamu pake jimat segala,kita yang malu sekarang,ini rencanamu?,"kata Gatot".Iya huuuu"sorak tim Bruno.Dan teman Bruno meniggalkan Bruno sendirian.Bruno pun menyesali perbuatan nya.Chou menghampiri Bruno sambil melempar jimat dan meremeh kan nya,"makan tu jimat,sudah tau kami lebih jago dari kalian,masih nantang pake jimat lagi".Akhirnya tim Pochinok merayakan kemenangan mereka di kedai kopi Tok Aba.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add lanjutan to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
IMDL by Nayuna12
39 parts Ongoing
hanya ada kesunyian di antara keduanya sebelum sebuah pertanyaan terlontar dari bibir sang gadis untuk memecah keheningan. "Avinn, Aku kalo jadi princess cocok gak?" Tanya Nabila sambil menatap berbinar ke arah Alvino. "Cocok.. " "jadi nenek sihir nya" lanjut nya sambil menahan tawa melihat ekspresi Nabila yang sudah cemberut. "Masa nenek sihir sih?! Yang cakepan dikit kek!" "Sebenarnya semua peran cocok, tapi kalo ga di peranin," langsung ngibrit lari meninggalkan Nabila sendirian di sana "ALVINOOO!!" mengejar nya sambil membawa sendal yang sebelumnya sudah ia lepas terlebih dahulu dan bersiap untuk melemparnya. "Kalo ketangkep Aku potong Kamu jadiin sate bakar!" Ucap Nabila penuh amarah sambil terus berlari mengejar Alvino. "Sinii, tangkep kalo bisa!" Tantang Alvino pada gadis mungil di belakangnya, yang sudah menatap permusuhan ke arah nya. "Serasa di kejar bebek Gue," "APA KAMU BILANG?!" "Ampun Sayanggg!!" Cerita ini mengisahkan tentang dua remaja yang saling menyukai namun tertutup gengsi yang tinggi, Si cowo Alvino Putra Reynaga dan Si cewe Nabila Yaza Derandra. Akan kah mereka akan bersatu setelah melewati banyak rintangan untuk bisa bersama ataukah mereka lebih memilih mengubur perasaan masing masing? maaf apabila banyak typo atau cerita ga nyambung karna ini cerita pertama yg aku buat , jangan lupa buat vote dan komen! Dan jangan jadi siders, harap hargai karya seseorang! ⚠️ tukang copy?huss huss sana. apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat atau alur aku minta maaf mungkin itu ketidaksengajaan karna aku bikin cerita ini murni dari pikiran aku sendiri . mengandung kata kata kasar⚠️ dan bucin akutt, kalo baper tanggung sendiri
SEQUENCE  by SiMusangAlbino
1 part Complete
"Xiah Junsu.." "Jangan Xiah lagi! Aku sudah bukan Xiah, seperti kau yang bukan Hero, dan dia bukan Micky! Sudah kukatakan berulang kali mereka semua sudah mati! Kapan kau akan menerima jika kita semua sudah bukan sosok sama seperti yang ada di dalam ingatanmu, Hyung! Kita sudah bukan manusia sama!" Jaejoong tersentak, sementara air mata jatuh dengan begitu deras di wajah Junsu dan di sela-sela teriakannya yang tanpa jeda. Sementara Yoochun bungkam di tempatnya, sorot matanya menunjukkan bahwa dia tengah sangat tersiksa. "Disini kita berjuang dengan pertaruhan nyawa! Membersihkan nama, dan mencoba bangkit! Memulai semuanya dari nol lagi! Rasanya seperti di neraka! Aku hampir menyerah jika bukan karena Jaejoong Hyung yang bersikeras untuk tetap mencoba dan bertahan..." "...aku bersedia menukar apa saja yang tersisa dariku supaya bisa bersinar sekali lagi, tapi Yoochun mengacaukan semua usahaku! Aku benci Jaejoong Hyung yang keras kepala, lalu lebih benci kau yang bisa bertindak semaumu! Sementara aku disini terpanggang dalam harapan-harapan tentang masa depan yang semakin suram!" Junsu mengarahkan garpu dalam kepalan tinjunya ke arah Yoochun. "Kau.." "Jangan pikir aku tidak tahu, bahwa selama ini kau diam-diam bersenang-senang di luar sana! Pergi ke klub! Dan minum-minum!" "Darimana kau.." "Naif sekali kau berfikir kita sama sekali sudah bukan siapa-siapa, penggemar mungkin pergi! Tapi penguntit tidak! Aku berperang urat melawan mereka setiap kali ada yang mengirimi potretmu di klub!" Junsu tidak berbohong, beberapa kali memang nomor misterius mengiriminya foto-foto berisikan 'kemungkinan Yoochun'. Dia mengelak tentu saja, berkata jika anggotanya tidak sesembrono itu, tapi lewat topi dan alat penyembunyi identitas lain, Junsu tahu bahwa itu Micky-nya.
One More Chance by SereinLaco02
22 parts Ongoing
"kenapa kalian menatapku seperti itu?" "seperti itu bagaimana?" tanya Heeseung dengan sebelah alis terangkat keatas. raut wajahnya memang terlihat tenang, namun siapa sangka sebuah senyum miring tercetak samar dibelah bibirnya. "jadi.. Hyung menyukai pelukanku?" tanya Jungwon yang kembali melangkah maju mendekati Jake yang sudah tersudut didinding. "a-apa? a-aku kan hanya-" "menyukai tatapanku?" potong Jay yang tentu saja membuat Jake menelan salivanya susah payah. "i-itu aku hanya mengatakan secara acak! iya acak, kalian kenapa sih?!" seru Jake cepat, bahkan nada suaranya terdengar melengking diakhir. "Hyung menyukai saat kami memanjakanmu bukan." ujar Niki, yang seketika membuat detak jantung Jake semakin menggila. "dan cemburu saat kami dekat dengan grup lain." tambah Sunoo. Jake mengangguk tanpa sadar, namun beberapa detik setelahnya menggeleng kuat. Sunghoon yang sejak tadi diam melangkah lebih dekat, lantas mengangkat dagu Jake hingga kepalanya terangkat guna menatap wajahnya. "kau menyukai kami?"" Jake menyingkirkan tangan Sunghoon dari dagunya lantas mendengus sebal. "tentu saja aku menyukai kalian! kalian kan kel-" "ok.. jawabanmu kami terima dan kedepannya kau hanya perlu diam dan menikmati." potong Sunghoon diakhiri dengan kecupan singkat dibibir Jake. yang mana perlakukan tersebut membuat nafas Jake terhenti sesaat dengan fikiran kosong. terlebih saat Heeseung, Jay, Jungwon, Sunoo dan Niki ikut andil mengecup bibir ranumnya secara bergantian. "BIBIRKU?!!!!" teriak Jake saat sadar dari keterkejutannya.
[BL] Jangan Jatuh Cinta Padaku by arachiichan
47 parts Ongoing
[Novel BL Terjemahan] Manajernya membolak-balik naskah dengan adegan eksplisit, penuh kekhawatiran: "Tolong jangan sampai kamu jatuh cinta pada Li Qianxing, ya!" Jiang Lin mencibir: "Kau seharusnya khawatir dia yang jatuh cinta padaku." Pertemuan pertama kedua Kaisar Film. Li Qianxing: "Aku cuma punya satu prinsip-tidak menjalin cinta di lokasi syuting." Jiang Lin tersenyum: "Kebetulan, aku juga begitu." Di lokasi syuting, percikan emosi menyala-nyala, para kru yang menyaksikan sampai wajah memerah dan jantung berdebar. Jiang Lin menatap bekas jari di pinggang Li Qianxing: "Guru Li, pengorbanan Anda demi akting sungguh mengagumkan." Li Qianxing melihat luka di bibir Jiang Lin, menanggapi dengan sopan: "Guru Jiang, pengorbanan Anda juga tak kalah besar." Hari terakhir syuting. Jiang Lin membawa setangkai besar mawar, menghadang Li Qianxing. "Guru Li, menurutmu... kita ini bisa mulai pacaran, tidak?" Kemudian, Li Qianxing dan Jiang Lin kembali beradu akting. Malam hari, Jiang Lin mengetuk pintu kamar Li Qianxing. Li Qianxing: "Aku sudah bilang, tak pacaran di lokasi syuting." Jiang Lin menyelip masuk: "Kalau begitu, cuma latihan adegan." Li Qianxing menatap orang yang mendorongnya ke dinding: "Tak ada adegan begitu." Jiang Lin dengan lembut mengusap pinggangnya, suara dalam dan rendah: "Kita bahas karakter, pendalaman yang masuk akal..." Saat film baru mereka sedang booming, tiba-tiba muncul sebuah video di internet-ini adegan atau nyata? Dalam film, kedua karakter hanya terlibat dalam hubungan ambigu, tapi di dalam ruangan berantakan itu, terjadi dialog penuh ketegangan... lalu ciuman panas. Fans ramai-ramai membanjiri akun resmi film, memohon dengan darah agar adegan itu dipotong. Penulis skenario kaget: "Di naskah tak ada bagian ini! Sekarang aku cuma ingin kasih pena ke dua bos itu, biar tambah adegan sendiri!" Tak lama kemudian, Jiang Lin membuat cuitan- "Berkencan dengan Kaisar Film, kalian tak akan bisa membayangkannya~"
You may also like
Slide 1 of 6
KOS UJUNG GANG cover
IMDL cover
SEQUENCE  cover
One More Chance cover
Gbk To Lovers: faldean cover
[BL] Jangan Jatuh Cinta Padaku cover

KOS UJUNG GANG

35 parts Ongoing

[𝙀𝙉𝘿] Kos an khusus cowok tuh emang absurd, tapi gila sih yang satu ini bukan cuma tempat kos aja, ini udah kayak reality show tanpa kamera. Kos ini diisi empat orang manusia beda alam. Ada Keanu yang ganteng suka tebar pesona tapi sukanya makan terus. Terus ada Elric, si gym boy, rajin banget ngegym, tiap pagi pasti udah ngangkat dumbbell sambil nonton video motivasi. Zairan si fashion junkie, rambutnya tiap minggu ganti warna, dan paling jago ngomenin outfit orang. Terakhir, Nadhif si paling mager. Anak yang kalau disuruh lari, mending ngilang dari kehidupan dari pada harus lari meski cuma muterin lapangan. Kehidupan di kos ini? Hah, jangan harap damai. Bangun pagi kadang disambut suara blender Elric yang lagi bikin protein shake, atau Keanu yang udah teriak-teriak ngajak debat nggak penting, kayak "Lo pilih nasi padang lauk rendang atau ayam pop?" dan anehnya, kita semua bisa debat sejam soal itu. Tapi walau chaos, kita solid. Beda-beda kepala, tapi nyambungnya tuh aneh. Dari ngumpul di dapur cuma buat rebus mie, sampe ngobrolin teori konspirasi jam 2 pagi. Kos ini mungkin kecil, tapi isinya cerita semua. Jadi, lo siap kenal lebih dalem sama mereka satu per satu? Yuk, mulai dari awal. Tapi siap-siap, soalnya cerita ini banyak gila-gilanya. Selamat datang di kos paling absurd, tapi juga paling hangat (kadang panas juga sih kalau AC mati). Let's go.