Story cover for Cinta Hati Crush  by ansatiqh
Cinta Hati Crush
  • WpView
    LECTURAS 1,280
  • WpVote
    Votos 42
  • WpPart
    Partes 12
  • WpHistory
    Hora 51m
  • WpView
    LECTURAS 1,280
  • WpVote
    Votos 42
  • WpPart
    Partes 12
  • WpHistory
    Hora 51m
Continúa, Has publicado sep 19, 2019
Hidayah seorang yang susah untuk menyukai lelaki . Apatah lagi cinta akan lelaki . Dia sudah serik ketika zaman sekolah menengah kerana bercinta dengan ' junior ' . Hati patah , harapan punah dan kehilangan air mata . Sia sia 

" Saya minat dekat awak da lama da , cuma tu awak tak perasan kehadiran saya " - Emir Haikal


Emir Haikal lelaki misteri yang teramat hadir di dalam hidup Hidayah ketika sakit melanda diri Hidayah .Mampu ke Hidayah halang hati nya untuk tidak suka lelaki ? 


" Maaf , awak da salah orang ni encik " - Hidayah 

Lama kelamaan mereka berkawan , orang kata lelaki dan perempuan tak bole berkawan ? nanti jatuh cinta ? dan betul ke tu crush Hidayah ? Eh nanti kan okies :3
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Cinta Hati Crush a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#10emir
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Nyanyian Sunyi Sang Sundayana cover
Rahsia Cinta cover
DIA CINTA YANG LUAR BIASA  cover
Dia Nuaimanku | Nura Maisarah (Complete✅) cover
Dia Selamat, Tapi Kenapa Dia Tak Datang Cari Aku? cover
Encik Crush Itu Milikku cover
Married with That Jerk ^Kang Daniel^ cover
Tanah yang Menolak Luka [COMPLETED] cover

Nyanyian Sunyi Sang Sundayana

5 partes Continúa

Di tanah Kawali yang berembun, lahirlah seorang putri yang ditakdirkan bukan untuk dirinya sendiri. Dyah Pitaloka Citraresmi, sekar Sunda dari istana Galuh, tumbuh di bawah kasih ibunda dan kebijaksanaan ayahandanya, Prabu Linggabuana. Ketika surat pinangan dari Majapahit datang, dunia berubah. Di balik nama besar Hayam Wuruk dan bayangan Gajah Mada, cinta berubah menjadi medan kehormatan. Dari Sungai Cikawali yang bening hingga tanah Bubat yang merah, langkah Pitaloka menjadi jembatan antara cinta dan martabat. Ia bukan sekadar putri-ia adalah nyanyian yang lahir dari air mata, doa, dan darah bangsanya. Nyanyian Sunyi Sang Sundayana adalah kisah tentang cinta yang patah sebelum sempat berbunga, tentang kehormatan yang dijaga sampai napas terakhir, dan tentang nyanyian abadi dari tanah Sunda yang tak pernah berhenti meratap sejak hari darah itu di Bubat.