Story cover for Timer Box by mikelaCHU
Timer Box
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 20, 2019
"Tak menepati, maka mati."

Era zona damai dunia sudah lenyap.

Bagaimana jadinya jika masa hidup kalian dibatasi oleh sebuah box hitam?

Bagimana rasanya jika harus melakukan apapun sesuai perintah box itu? DEMI BERTAHAN HIDUP

Biarkan atau hentikan sang "sumber malapetaka"?

Life is in our hands

           or

Life is in 'killer' hands

WARNING: 
1. KPOP
2. ALUR AGAK MEMBINGUNGKAN
3. HARAP DICERNA 2× SEBELUM MEMUTUSKAN
All Rights Reserved
Sign up to add Timer Box to your library and receive updates
or
#64futuristik
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
String of Soul cover
Tak Seimbang ✔ cover
Dark Age Europe  cover
7 Elemental : The chosen (REVISI) cover
Love Maze  cover
I'm The Last One [Complete] cover
Fighting! cover
Free Lady : Alternis Time cover

String of Soul

14 parts Complete

Menjadi malaikat maut memang tidak mudah. Banyak persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari pemilihan hewan totem, fitting baju dinas, dan wajib lulus dari sekolah Undertaker untuk mendapatkan lisensi 'Pencabutan Nyawa' Peraturan abadi dan damai hanya satu; jangan pernah berbuat masalah, atau kau bisa saja disidang di depan para Dewan Kedutaan Kematian. Ugh, tidak mau! Cerberus bisa saja duduk manis di sana untuk menjadikan dirimu kudapan hidup-hidup. Lalu inilah Lief. Lulusan Undertaker sebagai Malaikat Maut terbaik, murid kesayangan kepala sekolah Hoogan juga. Terlihat sempurna, tampan, dan dianugerahi Sickle yang katanya memiliki kekuatan besar yang belum sepenuhnya bangun. Namun sayang, tatkala jam saku dan mata emerald Lief berpendar, dan nama seorang gadis yang hendak dijemput benang jiwanya berdiri di depannya, sang Malaikat Maut malah tak bisa melakukan apa pun. "Emmm ... apakah aku akan mati?" Lief menggaruk pelipisnya. "Seharusnya iya .... Tapi tunggu." Si Malaikat Maut kebingungan. "Di mana benang jiwamu?" This is pure imagination and fiction